Beroperasinya Hauling Road Dongkrak Kinerja RMKO di Kuartal III 2025
Jumat, 7 November 2025 | 09:42 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO IJ) kembali menegaskan komitmennya terhadap akuntabilitas dan keterbukaan informasi dengan melaksanakan Public Expose tahunan. Melalui forum ini, RMKO menyampaikan perkembangan terkini dan rencana strategis perusahaan kepada para pemangku kepentingan dan publik.
Direktur Utama Perseroan Vincent Saputra turut hadir dalam acara ini bersama dengan manajemen lainnya.
Beroperasinya fasilitas hauling road yang menghubungkan dua tambang baru, PT Wiraduta Sejahtera Langgeng (WSL) dan PT Duta Bara Utama (DBU), menandai peningkatan kinerja yang signifikan bagi RMKO setelah fase investasi. Integrasi ini secara signifikan meningkatkan efisiensi operasional, dengan tambahan volume batubara sebesar 724 ribu ton sejak fasilitas ini beroperasi pada semester pertama tahun ini. Peningkatan volume ini juga berdampak pada volume loading kereta yang melonjak sebesar 74,1% YoY pada 3Q 2025, atau meningkat 37,8% YoY menjadi 916.6 ribu ton hingga periode September 2025.
Fasilitas hauling road yang baru beroperasi tidak hanya meningkatkan kinerja operasional, tetapi juga menjadi fondasi bagi perbaikan kinerja keuangan RMKO. Pendapatan usaha melesat 19% YoY hingga periode September 2025, dan pada 3Q 2025, RMKO mulai membukukan laba sebesar Rp 4,3 miliar. Manajemen juga berhasil menjaga rasio keuangan yang sehat, dengan DER stabil di angka 0.7 kali.
Direktur Utama PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk Vincent Saputra, menjelaskan, RMKO mulai merasakan dampak positif dari penyelesaian dan beroperasinya fasilitas hauling road yang telah terhubung dengan dua tambang baru, WSL dan DBU.
“Konektivitas hauling road ini secara signifikan meningkatkan efisiensi operasional, sehingga kami dapat terus berkontribusi mendukung program pemerintah dalam hal ketahanan energi dengan biaya yang kompetitif di tengah tekanan penurunan harga batubara dan kondisi ekonomi yang belum stabil,” ujarnya.
Lebih dari itu, RMKO juga mengambil langkah proaktif dengan membangun hauling road ini untuk memastikan pengangkutan batubara tidak mengganggu aktivitas masyarakat dan mengurangi dampak lingkungan, karena tidak menggunakan jalan umum.
“Kami sangat optimis dengan prospek RMKO ke depan melalui strategi pengembangan konektivitas hauling road dengan tambang-tambang potensial lainnya akan menjadi kunci untuk meningkatkan volume loading kereta batu bara dan memberikan tambahan pendapatan dari berbagai lini bisnis,” tambah Vincent.
“Dengan strategi yang solid ini, kami yakin RMKO akan segera beralih dari fase investasi ke fase operasi yang lebih mature serta memberikan pertumbuhan yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” tutup Vincent.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Aniaya Warga hingga Tewas, 3 Sekuriti PT Agrinas Palma Jadi Tersangka




