ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Sering Salah Sasaran, Distribusi Pupuk Subsidi Perlu Perbaikan Data

Rabu, 26 November 2025 | 15:12 WIB
MK
MK
Penulis: Martin Bagya Kertiyasa | Editor: MBK
Ilustrasi pupuk bersubsidi.
Ilustrasi pupuk bersubsidi. (Antara/Reno Esnir)

Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Pertanian (Kementan) perlu melakukan perbaikan menyeluruh terhadap data petani penerima pupuk bersubsidi agar lebih terintegrasi dan akurat.

Ketua Program Studi Manajemen Pembangunan Daerah (MDP) IPB University, A Faroby Falatehan, menjelaskan bahwa ketidaksinkronan data di lapangan menjadi penyebab utama persoalan distribusi pupuk bersubsidi selama ini.

“Ketidakakuratan informasi dan data yang menjadi dasar penetapan target serta tujuan membuat penyaluran pupuk bersubsidi tidak selalu adil dan tepat sasaran,” kata Faroby seperti dilansir dari Antara, Rabu (26/11/2025).

ADVERTISEMENT

Ia menambahkan APBN 2025 mengalokasikan anggaran Rp 44 triliun untuk volume subsidi pupuk sebesar 9,5 juta ton bagi sekitar 14,9 juta petani. Namun, ketidaktepatan data membuat penyaluran rawan tidak sesuai sasaran.

Saat ini, sumber data petani tersebar di berbagai instansi, mulai dari dinas kependudukan dan pencatatan sipil, sensus pertanian, Badan Pusat Statistik (BPS), penyuluh pertanian, hingga babinsa.

Pada 2023, serapan pupuk bersubsidi hanya 79% dari alokasi 7,85 juta ton. Pada 2024 turun menjadi 77% meskipun alokasinya meningkat menjadi 9,55 juta ton. Adapun hingga September 2025, penyerapan mencapai 5,33 juta ton atau 58% dari alokasi 9,55 juta ton.

Hasil survei MDP IPB menemukan perbedaan signifikan antara data penerima pupuk bersubsidi dan kondisi nyata di lapangan. Misalnya, terdapat selisih 68% antara warga yang berprofesi sebagai petani berdasarkan dokumen kependudukan dan mereka yang benar-benar berpenghasilan sebagai petani.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pertanian Moncer, Wamentan Sudaryono Minta HKTI Ikut Kawal Program

Pertanian Moncer, Wamentan Sudaryono Minta HKTI Ikut Kawal Program

EKONOMI
Pemkab Ngawi Pastikan Stok Pupuk Subsidi Aman di Tengah Gejolak Global

Pemkab Ngawi Pastikan Stok Pupuk Subsidi Aman di Tengah Gejolak Global

JAWA TIMUR
Polda Sumsel Tangkap 8 Tersangka Penyelewengan 14 Ton Pupuk Subsidi

Polda Sumsel Tangkap 8 Tersangka Penyelewengan 14 Ton Pupuk Subsidi

SUMATERA SELATAN
Menteri Amran Copot 192 Pejabat dan Cabut Izin 2.300 Distributor Pupuk

Menteri Amran Copot 192 Pejabat dan Cabut Izin 2.300 Distributor Pupuk

NASIONAL
Pupuk Subsidi Resmi Bisa Ditebus Petani Mulai 1 Januari 2026

Pupuk Subsidi Resmi Bisa Ditebus Petani Mulai 1 Januari 2026

NASIONAL
Amran Sentil 136 Kios yang Persulit Petani Tebus Pupuk Bersubsidi

Amran Sentil 136 Kios yang Persulit Petani Tebus Pupuk Bersubsidi

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon