ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Menkeu Purbaya Optimistis Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Tercapai

Selasa, 2 Desember 2025 | 08:50 WIB
CS
DM
Penulis: Chesa Andini Saputra | Editor: DM
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan prospek cerah ekonomi Indonesia dalam Rapimnas Kadin di Park Hyatt, Jakarta, Senin (1/12/2025). Ia menyatakan keyakinannya target pertumbuhan ekonomi 8% yang dicanangkan Presiden Prabowo dapat tercapai dengan reformasi kebijakan yang tepat.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan prospek cerah ekonomi Indonesia dalam Rapimnas Kadin di Park Hyatt, Jakarta, Senin (1/12/2025). Ia menyatakan keyakinannya target pertumbuhan ekonomi 8% yang dicanangkan Presiden Prabowo dapat tercapai dengan reformasi kebijakan yang tepat. (Beritasatu.com/Chesa Andini Saputra)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan prospek cerah ekonomi Indonesia dalam Rapimnas Kadin di Park Hyatt, Jakarta, Senin (1/12/2025). Ia menyatakan keyakinannya target pertumbuhan ekonomi 8% yang dicanangkan Presiden Prabowo dapat tercapai dengan reformasi kebijakan yang tepat.

Menurut Purbaya, pemerintah telah memperbaiki gangguan ekonomi yang muncul pada September lalu akibat kebijakan yang dinilai kurang tepat. “Tadi kita paparin, kenapa kita bisa tumbuh lebih cepat dari kemarin-kemarin. Bulan September awal ada gangguan pada perekonomian kita akibat kebijakan yang salah. Sekarang sudah kita perbaiki,” ujarnya.

Menkeu menegaskan langkah strategis pemerintah kini berpusat pada peningkatan iklim investasi serta perlindungan ekosistem pasar domestik. Pemberantasan impor ilegal menjadi prioritas, termasuk penindakan terhadap barang legal yang berpotensi merusak daya saing industri dalam negeri.

ADVERTISEMENT

Purbaya juga menyoroti peran penting sektor riil. Ia membandingkan laju ekonomi pada era Presiden SBY yang memberi ruang sektor riil berkembang sehingga pertumbuhan mampu menembus 6%. Sebaliknya, masa pemerintahan Presiden Jokowi yang fokus pada pembangunan infrastruktur membuat pertumbuhan ekonomi bertahan kisaran 5%.

Dengan memperkuat sektor riil, pemerintah menilai Indonesia memiliki peluang besar mengejar pertumbuhan yang lebih agresif.

Ke depan, Kementerian Keuangan dan Kadin akan menggelar pertemuan lintas sektor untuk mengurai hambatan yang dihadapi dunia usaha. Ketua Umum Kadin, Anindya Bakrie, menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung agenda pemerintah.

“Kadin siap mendukung pemerintah untuk meningkatkan daya saing dan juga daya beli serta investasi. Kadin juga siap menyerap likuiditas yang telah disediakan untuk memajukan ekonomi supaya terus tumbuh mencapai 8%,” ujar Anindya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pemerintah Genjot Lapangan Kerja lewat Beragam Stimulus Fiskal

Pemerintah Genjot Lapangan Kerja lewat Beragam Stimulus Fiskal

EKONOMI
Pemerintah Siapkan Insentif agar Kelas Menengah Tak Turun Kelas

Pemerintah Siapkan Insentif agar Kelas Menengah Tak Turun Kelas

EKONOMI
Bos DJP Turunkan Permintaan Anggaran Jadi Rp 5,402 Triliun

Bos DJP Turunkan Permintaan Anggaran Jadi Rp 5,402 Triliun

EKONOMI
Isi 5 Program Kerja Purbaya untuk Dukung Kegiatan Strategis

Isi 5 Program Kerja Purbaya untuk Dukung Kegiatan Strategis

EKONOMI
Punya 5 Program, Purbaya Minta Anggaran Rp 49,8 Triliun

Punya 5 Program, Purbaya Minta Anggaran Rp 49,8 Triliun

EKONOMI
Penerima PPh Final UMKM 0,5 Persen Dipersempit, Tarif Tak Berubah

Penerima PPh Final UMKM 0,5 Persen Dipersempit, Tarif Tak Berubah

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon