Harga Perak Tembus Rekor, Volatilitas Jangka Pendek Mengintai
Rabu, 10 Desember 2025 | 11:13 WIB
Prediksi Harga Perak
CEO Online Blockchain PLC, Clem Chambers memperkirakan harga perak masih punya ruang untuk naik jauh lebih tinggi.
"Saya baru akan menjual di level US$ 95. Banyak yang menganggap kenaikan ini sudah besar, padahal belum. Lonjakan yang sesungguhnya masih di depan,” ujar Chambers.
Walau permintaan industri dari sektor panel surya, elektronik, hingga energi hijau tetap kuat, Chambers menekankan bahwa kekuatan terbesar justru datang dari investor ritel.
“Pemerintah tidak terlalu memperhatikan perak,” katanya. “Yang peduli adalah investor retail. Permintaan dari ritel adalah kekuatan besar, ketika mereka masuk ke pasar perak, dorongannya bisa sangat besar," lanjutnya.
BACA JUGA
Kenapa Perak Disebut Devil Metal?
Arus investasi belakangan ini menguatkan pernyataan tersebut. ETF berbasis perak kembali mencatat arus masuk pada kuartal terakhir tahun ini, mengakhiri tren arus keluar sepanjang 2024. Data Bloomberg menunjukkan kepemilikan global mendekati rekor sebelumnya, meski jumlah pasti bervariasi antar penyedia. Penjualan koin dan batangan kecil juga meningkat di sejumlah produsen besar.
Sementara itu, pasokan dari sektor pertambangan hampir tidak bertumbuh. Beberapa perusahaan bahkan melaporkan penurunan produksi tahunan yang cukup tajam. Volume daur ulang pun cenderung stagnan meski harga perak menguat.
Para analis menilai kondisi ini mencerminkan potensi ketidakseimbangan pasokan, sebuah risiko yang belum sepenuhnya terlihat secara real-time, tetapi bisa memicu lonjakan harga lebih besar jika berlanjut.
Chambers menutup dengan mengatakan bahwa kombinasi permintaan investasi yang kuat serta keterbatasan pasokan kemungkinan akan membentuk fase pasar berikutnya.
“Kenaikan ini bukanlah puncak. Ini baru awal,” ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




