Rumor Peresmian ICEx Kian Santer, Industri Kripto Makin Dinamis
Senin, 5 Januari 2026 | 16:26 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Awal tahun 2026, pelaku pasar kripto dihebohkan dengan rumor peresmian PT International Crypto Exchange (ICEx). Bursa kripto terbaru bakal memperketat persaingan industri kripto di Indonesia yang sebelumnya hanya diisi oleh PT Central Financial X alias CFX.
ICEx berada di bawah pengelolaan PT Fortuna Integritas Mandiri dan disebut mendapat dukungan dari pengusaha asal Kalimantan Selatan, Samsudin Andi Arsyad, atau yang lebih dikenal sebagai Haji Isam.
Dalam unggahan di LinkedIn, Sabtu (3/1/2026), mantan CEO Tokocrypto Pang Xue Kai mengumumkan pengangkatannya sebagai President Director ICEx berdasarkan Keputusan OJK No. KEP-28/D.07/2025 pada 19 Desember 2025. Kai menegaskan komitmen perusahaan dalam membangun bursa kripto yang “terbuka, transparan, inklusif, dan inovatif,” tuturnya dalam unggahan tersebut.
Struktur manajemen ICEx juga diisi oleh profesional berpengalaman. Rizky Indraprasto menjabat Chief Financial Officer, sementara Andrew Marchen ditunjuk sebagai Chief Technology Officer. Komposisi ini merefleksikan fokus ICEx pada penguatan tata kelola, teknologi, serta manajemen risiko.
Kai menjelaskan, ICEx akan menonjolkan pengembangan Real World Asset (RWA) atau tokenisasi aset dunia nyata, layanan kustodian kripto, serta inisiatif stablecoin nasional. ICEx diproyeksikan menjadi penghubung antara investor global dan ekonomi digital Indonesia.
Sebagai Self-Regulatory Organization (SRO) yang disetarakan dengan bursa saham tradisional, ICEx mengemban tiga fungsi: bursa, kliring, dan kustodian. ICEx menilai integrasi fungsi ini dapat meningkatkan perlindungan aset, memperkuat likuiditas, serta membangun kepercayaan investor institusi melalui proses penyelesaian transaksi yang lebih efisien.
Sebagai informasi, sebelum kehadiran ICEx, hanya CFX yang memiliki izin operasi sebagai bursa kripto domestik. Masuknya pemain baru dengan dukungan modal besar dan manajemen berpengalaman diperkirakan akan meningkatkan persaingan layanan, inovasi produk, hingga kualitas tata kelola di sektor ini.
Selain ICEx, beberapa tokoh lain juga dikabarkan tengah menyiapkan bursa kripto baru. Nama-nama besar pun mencuat, seperti pendiri Indodax Oscar Darmawan serta CEO PT Sentra Bitwewe Indonesia Hamdi Hassarbaini, disebut tengah dalam proses pengajuan perizinan ke OJK.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga mengonfirmasi bahwa saat ini terdapat dua bursa aset kripto baru yang sedang dalam proses evaluasi izin operasional.
Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK Hasan Fawzi menyampaikan bahwa proses perizinan berjalan secara bertahap sesuai ketentuan yang berlaku. “Masih dalam proses. Masih ada dua bursa baru yang mengajukan OJK,” ujar Hasan baru-baru ini.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




