Prabowo Ungkap Alasan Pernah Tolak Jadi Pembicara World Economic Forum
Kamis, 22 Januari 2026 | 23:44 WIB
Davos, Beritasatu.com – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan alasannya menolak menjadi pembicara pada ajang World Economic Forum (WEF) tahun lalu.
“Sesungguhnya, saya telah diundang untuk berbicara di forum ini pada tahun lalu, tetapi saya memilih untuk menolaknya,” ungkap Prabowo di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).
“Mengapa? Karena apabila saya hadir pada saat itu, saya baru memimpin pemerintahan selama dua bulan. Lalu apa yang dapat saya sampaikan? Saya hanya akan berbicara secara normatif dan menyampaikan pernyataan-pernyataan klise tanpa substansi,” paparnya.
Oleh karena itu, setelah melewati satu tahun pemerintahan, Prabowo menyampaikan berbagai capaian Indonesia di bawah Kabinet Merah Putih. “Hari ini, saya berdiri di hadapan Anda semua dengan penuh keyakinan dan rasa bangga atas capaian yang telah kami raih,” katanya.
Menurut Prabowo, dalam kurun waktu satu tahun tersebut Indonesia telah mencatatkan kemajuan yang sangat besar serta melaksanakan reformasi signifikan. Salah satu capaian yang menjadi sorotan adalah penyederhanaan regulasi.
“Ratusan peraturan yang tidak masuk akal, peraturan-peraturan yang justru menghambat investasi,” ujarnya.
Selain itu, Prabowo mengungkapkan pemerintah tengah membangun 10 universitas baru serta melakukan diskusi dan negosiasi dengan universitas-universitas terbaik di Eropa, Inggris, dan Amerika Utara untuk menjalin kerja sama serta membangun universitas dan kampus berstandar internasional.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




