Belum Penuhi Aturan Free Float, Ini 38 Emiten Saham yang Dibekukan BEI
Senin, 2 Februari 2026 | 14:15 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) baru-baru ini mengambil langkah tegas dengan membekukan perdagangan saham 38 emiten yang terdaftar di bursa. Kebijakan ini berdampak langsung terhadap likuiditas saham serta pilihan investor dalam menyusun portofolio.
Pembekuan atau suspensi dilakukan karena emiten-emiten tersebut belum memenuhi ketentuan kepemilikan saham publik (free float) sebagaimana diwajibkan oleh peraturan bursa hingga batas waktu 31 Desember 2025.
Kebijakan penghentian sementara perdagangan saham ini disampaikan melalui pengumuman resmi BEI bernomor Peng-S-00003/BEI.PLP/01-2026 yang dirilis pada 30 Januari 2026.
BEI menjelaskan, suspensi dilakukan setelah emiten-emiten tersebut tidak memenuhi ketentuan Peraturan Bursa Nomor I-A, khususnya Pasal V.1.1 dan/atau V.1.2 yang mengatur tentang free float, yakni proporsi minimal saham yang dimiliki publik dan tersedia untuk diperdagangkan secara bebas di pasar.
“Bursa akan mengenakan sanksi suspensi efek kepada perusahaan tercatat atas belum dipenuhinya ketentuan V.1.1 dan/atau V.1.2 Peraturan Bursa Nomor I-A sampai dengan periode pemantauan berikutnya,” tulis BEI dalam pernyataan resminya.
Sebelum pembekuan diberlakukan, BEI telah menjatuhkan sanksi berupa peringatan tertulis III dan denda sebesar Rp 50 juta kepada emiten yang belum memenuhi ketentuan free float. Namun, karena hingga akhir masa pemantauan persyaratan tersebut tetap tidak dipenuhi, BEI menerapkan suspensi sebagai tindak lanjut.
Suspensi akan tetap berlaku hingga emiten yang bersangkutan memenuhi ketentuan free float sesuai regulasi atau sampai dilakukan evaluasi pada periode pemantauan berikutnya.
Apa Itu Free Float dan Mengapa Penting?
Free float merupakan proporsi saham suatu perusahaan yang dimiliki oleh publik dan dapat diperdagangkan secara bebas di pasar modal. Ketentuan mengenai free float ditetapkan dalam Peraturan Bursa Nomor I-A untuk menjaga likuiditas dan keterbukaan pasar modal.
Emiten yang tidak memenuhi ambang batas free float dinilai memiliki kondisi perdagangan yang kurang sehat. Oleh karena itu, perdagangan sahamnya dapat dibatasi hingga kewajiban tersebut dipenuhi.
Saat ini, ketentuan minimal free float ditetapkan sebesar 7,5% dari total saham beredar. Meski demikian, otoritas seperti OJK dan BEI tengah mempertimbangkan peningkatan persentase tersebut ke depan guna memperdalam pasar modal Indonesia.
Daftar 38 Emiten yang Dibekukan Perdagangannya
Berikut daftar lengkap emiten yang sahamnya dibekukan oleh BEI karena belum memenuhi ketentuan free float hingga periode pemantauan 29 Januari 2026. Suspensi mencakup saham yang dibekukan di seluruh pasar (reguler, tunai, dan negosiasi) maupun hanya di Pasar Reguler dan Tunai:
- ALMI - PT Alumindo Light Metal Industry Tbk (seluruh pasar).
- CBMF - PT Cahaya Bintang Medan Tbk (seluruh pasar).
- COWL - PT Cowell Development Tbk (seluruh pasar).
- DEAL - PT Dewata Freightinternational Tbk (reguler dan tunai).
- DUCK - PT Jaya Bersama Indo Tbk (seluruh pasar).
- ETWA - PT Eterindo Wahanatama Tbk (seluruh pasar).
- FASW - PT Fajar Surya Wisesa Tbk (reguler dan tunai).
- GAMA - PT Aksara Global Development Tbk (reguler dan tunai).
- HKMU - PT HK Metals Utama Tbk (seluruh pasar).
- JSKY - PT Sky Energy Indonesia Tbk (reguler dan tunai).
- KAYU - PT Darmi Bersaudara Tbk (seluruh pasar).
- KBRI - PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk (seluruh pasar).
- KIAS - PT Keramika Indonesia Asosiasi Tbk (reguler dan tunai).
- LCGP - PT Eureka Prima Jakarta Tbk (seluruh pasar).
- LMSH - PT Lionmesh Prima Tbk (reguler dan tunai).
- MABA - PT Marga Abhinaya Abadi Tbk (seluruh pasar).
- MAGP - PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk (reguler dan tunai).
- MFMI - PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk (reguler dan tunai).
- MTRA - PT Mitra Pemuda Tbk (seluruh pasar).
- MTSM - PT Metro Realty Tbk (reguler dan tunai).
- MYTX - PT Asia Pacific Investama Tbk (reguler dan tunai).
- NUSA - PT Sinergi Megah Internusa Tbk (reguler dan tunai).
- PLAS - PT Polaris Investama Tbk (seluruh pasar).
- PLIN - PT Plaza Indonesia Realty Tbk (reguler dan tunai).
- RIMO - PT Rimo International Lestari Tbk (seluruh pasar).
- RSGK - PT Kedoya Adyaraya Tbk (reguler dan tunai).
- SBAT - PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk (seluruh pasar).
- SIMA - PT Siwani Makmur Tbk (seluruh pasar).
- SKYB - PT Northcliff Citranusa Indonesia Tbk (reguler dan tunai).
- SMCB - PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (reguler dan tunai).
- SUGI - PT Sugih Energy Tbk (seluruh pasar).
- SUPR - PT Solusi Tunas Pratama Tbk (reguler dan tunai).
- TECH - PT Indosterling Technomedia Tbk (seluruh pasar).
- TOYS - PT Sunindo Adipersada Tbk (seluruh pasar).
- TRIL - PT Trivina Insanlestari Tbk (seluruh pasar).
- TRIO - PT Trikomsel Oke Tbk (seluruh pasar).
- UNIT - PT Nusantara Inti Corpora Tbk (seluruh pasar).
- WICO - PT Wicaksana Overseas International Tbk (reguler dan tunai).
Pembekuan perdagangan ini berpotensi memengaruhi investor, khususnya dari sisi likuiditas dan kemampuan menjual saham. Saham yang disuspensi tidak dapat diperdagangkan sementara hingga emiten memenuhi ketentuan free float.
Kondisi tersebut dapat menyebabkan investor tidak dapat merealisasikan keuntungan maupun membatasi kerugian. Selain itu, suspensi saham juga dapat menjadi indikator risiko kepatuhan perusahaan terhadap regulasi pasar modal.
BEI menegaskan bahwa suspensi akan tetap berlaku sampai perusahaan terkait memenuhi ketentuan free float atau hingga dilakukan evaluasi kembali pada periode pemantauan berikutnya.
Emiten yang sahamnya dibekukan masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki struktur kepemilikan saham agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Perusahaan juga diwajibkan segera melaporkan perkembangan pemenuhan ketentuan tersebut kepada otoritas bursa dan publik melalui keterbukaan informasi, sehingga pasar dapat menilai upaya yang dilakukan secara transparan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




