370 Saham Melemah, IHSG Ditutup Turun 42 Poin Hari Ini
Kamis, 5 Februari 2026 | 16:52 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Indeks harga saham gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Kamis (5/2/2026) di zona merah setelah turun 42,84 poin atau 0,53% ke level 8.103,8.
Nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat Rp 19,95 triliun. Sebanyak 314 saham ditutup menguat, 370 saham melemah, dan 274 saham stagnan. Volume perdagangan mencapai 33,53 miliar saham dengan frekuensi 2,49 juta kali transaksi.
Mayoritas sektor berada di zona negatif. Hanya sektor barang konsumen nonprimer yang mencatat penguatan sebesar 0,79%.
Sementara itu, sektor perindustrian turun 1,35%, infrastruktur 1,23%, energi 1,2%, teknologi 1,19%, barang konsumen primer 0,99%, barang baku 0,87%, properti 0,84%, kesehatan 0,78%, transportasi 0,18%, serta keuangan 0,11%.
Pilarmas Investindo Sekuritas menilai tekanan terhadap IHSG dipicu pelemahan mayoritas bursa Asia yang berlanjut di tengah aksi jual saham teknologi global.
Dari dalam negeri, Pilarmas melihat kondisi ekonomi domestik sebenarnya cukup positif. Namun, sentimen tersebut dinilai belum cukup kuat untuk menopang penguatan IHSG secara berkelanjutan.
Pasar juga memantau perkembangan perundingan tarif resiprokal antara Indonesia dan AS yang dikabarkan telah rampung dan menunggu penandatanganan resmi.
Selain itu, isu reformasi pasar modal turut menjadi perhatian pelaku pasar. Investor masih menanti langkah lanjutan dalam peningkatan transparansi pasar, menyusul aksi jual sebelumnya yang dipicu sorotan penyedia indeks internasional.
Di tengah pelemahan IHSG, lima saham mencatat kenaikan harga terbesar. PT Citatah Tbk (CTTH) melesat 34,48% menjadi Rp 117, PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) naik 34,31% menjadi Rp 184, dan PT Kokoh Exa Nusantara Tbk (KOCI) menguat 33,77% menjadi Rp 206.
Selanjutnya, PT PP Presisi Tbk (PPRE) meningkat 31,33% menjadi Rp 218, serta PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK) naik 25% menjadi Rp 1.650.
Di sisi lain, sejumlah saham mengalami tekanan. PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) turun 14,93% menjadi Rp 6.125, PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) melemah 14,92% menjadi Rp 154, dan PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) terkoreksi 14,86% menjadi Rp 252.
Saham PT MD Entertainment Tbk (FILM) juga turun 14,85% menjadi Rp 7.600, sedangkan PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM) melemah 14,82% ke Rp 1.580.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




