IHSG Hari Ini Balik Arah Menguat pada Akhir Penutupan Perdagangan
Jumat, 19 Juni 2026 | 16:35 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Indeks harga saham gabungan (IHSG) berhasil berakhir di zona hijau pada penutupan perdagangan Jumat (19/6/2026), setelah sempat bergerak fluktuatif sepanjang sesi.
Berdasarkan data perdagangan, IHSG ditutup naik 4,81 poin atau 0,08% ke level 6.177,13. Sementara itu, indeks LQ45 justru melemah 1,22% menjadi 609,40, seiring mayoritas indeks acuan lainnya yang juga berakhir di zona merah.
Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak dalam rentang 6.117,30 hingga 6.215,06. Aktivitas transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat volume perdagangan mencapai 32,2 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 26,4 triliun. Adapun posisi nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp 17.792 per dolar AS.
Dari sisi pergerakan saham, sebanyak 342 saham ditutup melemah, sementara 332 saham menguat dan 141 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga.
Tekanan terbesar terhadap IHSG berasal dari sektor properti yang turun 1,86%. Pelemahan juga terjadi pada sektor barang baku sebesar 1,83%, sektor teknologi 1,01%, sektor keuangan 0,75%, serta sektor energi yang terkoreksi tipis 0,03%.
Sebaliknya, sektor infrastruktur menjadi penopang utama penguatan indeks setelah melonjak 1,61%. Kenaikan juga dicatat sektor kesehatan sebesar 1,52%, sektor konsumer nonsiklikal 1,09%, sektor konsumer siklikal 0,40%, serta sektor transportasi dan logistik yang naik 0,20%.
Di jajaran saham unggulan, saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) ditutup melemah 1,61% ke level Rp 3.670 per saham. Saham bank pelat merah tersebut sempat bergerak di kisaran Rp 3.640 hingga Rp 3.760 sepanjang perdagangan.
Sementara itu, saham PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) mencuri perhatian dengan lonjakan 20% ke level Rp 7.800 per saham. Saham MORA bergerak dalam rentang Rp 6.425 hingga Rp 7.800 selama sesi perdagangan.
Di kelompok saham lainnya, PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) terkoreksi 2,7% dan berakhir di level Rp 72 per saham, dengan pergerakan harga pada kisaran Rp 71 hingga Rp 76.
Adapun saham PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) melemah 4% ke posisi Rp 1.440 per saham. Emiten semen terbesar di Indonesia tersebut sempat menyentuh level tertinggi Rp 1.550 sebelum akhirnya ditutup di level terendah harian.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




