Saham BIPI Pimpin Penguatan, IHSG Ditutup Naik 1,19 Persen
Rabu, 18 Februari 2026 | 16:41 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Rabu (18/2/2026). IHSG naik 97,96 poin atau 1,19% ke level 8.310,2.
Total nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp 23,6 triliun. Sebanyak 475 saham ditutup menguat, 228 saham melemah, dan 255 saham bergerak stagnan. Volume perdagangan tercatat 47,57 miliar saham dengan frekuensi sekitar 3 juta kali transaksi.
Seluruh sektor saham berada di zona hijau. Sektor transportasi memimpin penguatan dengan kenaikan 3,25%. Disusul sektor energi 2,45%, sektor barang konsumen primer 2%, sektor infrastruktur 1,94%, sektor perindustrian 1,91%, sektor barang konsumen nonprimer 1,71%, serta sektor teknologi 1,35%.
Selain itu, sektor keuangan naik 0,89%, sektor properti 0,67%, sektor barang baku 0,58%, dan sektor kesehatan 0,12%.
Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan, pergerakan IHSG sejalan dengan mayoritas indeks saham Asia yang menguat di tengah momentum libur Imlek dan meredanya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Menurut Pilarmas, kemajuan dialog antara AS dan Iran berpotensi menurunkan premi risiko geopolitik. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi menyatakan kedua negara telah mencapai kesepahaman awal. Pejabat AS juga mengindikasikan pembicaraan lanjutan akan digelar di Jenewa dalam dua pekan mendatang dengan proposal baru.
Seiring penguatan IHSG, lima saham mencatat kenaikan tertinggi dengan lonjakan harga di atas 24% dalam sehari.
PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) melesat 34,52% ke Rp 226. PT Cipta Perdana Lancar Tbk (PART) melonjak 34,33% ke Rp 180. PT Trimitra Prawara Goldland Tbk (ATAP) naik 25% ke Rp 850.
Selain itu, PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) menguat 25% ke Rp 750 dan PT Indospring Tbk (INDS) terkerek 24,89% ke Rp 2.760.
Pada sisi lain, sejumlah saham terkoreksi tajam. PT Hillcon Tbk (HILL) turun 15% ke Rp 68. PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG) melemah 14,74% ke Rp 133. PT Link Net Tbk (LINK) terkoreksi 14,7% ke Rp 2.380.
Kemudian, PT Solusi Environment Asia Tbk (SOFA) merosot 9,96% ke Rp 434 dan PT Graha Prima Mentari Tbk (GRPM) turun 9,59% ke Rp 396.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




