Purbaya: Depresiasi Rupiah Lebih Baik Dibanding Won Korea
Rabu, 11 Maret 2026 | 19:19 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan Iran membuat nilai tukar hampir seluruh mata uang melemah terhadap dolar AS, termasuk rupiah.
Meski demikian, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan depresiasi rupiah masih tergolong moderat, yakni 0,3%. Mata uang sejumlah negara di kawasan justru mengalami pelemahan yang lebih dalam.
“Rupiah terdepresiasi secara moderat sejalan dengan penguatan dolar AS global, dan relatif lebih baik dibanding negara-negara peers. Mencerminkan ketahanan fiskal Indonesia serta koordinasi fiskal-moneter yang kuat,” kata Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Sebagai perbandingan, ringgit Malaysia melemah 0,5% terhadap dolar AS sejak konflik memanas. Baht Thailand melemah 1,6%, peso Filipina melemah 1,4%, sementara won Korea Selatan melemah hingga 3,3%.
“Depresiasi rupiah sejak awal perang sebesar 0,3%, jauh lebih baik dibanding negara-negara di sekeliling kita. Malaysia 0,5%, Thailand 1,6%,” ujarnya.
Menurut Purbaya, nilai tukar rupiah yang relatif lebih stabil mencerminkan ketahanan fiskal serta koordinasi yang baik antara otoritas fiskal dan moneter di Indonesia. Fundamental ekonomi dan disiplin fiskal nasional juga dinilai tetap terjaga.
“Jadi kita masih lumayan dibanding seluruh negara di dunia. Kita masih dianggap menjaga disiplin fiskal dengan baik dan fundamental ekonomi kita cukup baik,” tegasnya.
Sejumlah indikator makro juga menunjukkan ekonomi Indonesia masih berada pada jalur yang relatif stabil.
Inflasi, misalnya, masih berada dalam kisaran sasaran sekitar 2,5% untuk periode 2026–2027. Di sektor keuangan, penyaluran kredit perbankan pada Januari 2026 tercatat tumbuh sekitar 9,96% secara tahunan.
Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 mencapai sekitar 5,11%.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




