Investor Kripto Menanti Arah Suku Bunga The Fed
Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14 WIB
Kondisi tersebut membuat pasar kripto cenderung bergerak lebih defensif sambil menunggu kepastian arah kebijakan moneter berikutnya. Di pasar kripto, respons investor terhadap rilis data inflasi terlihat relatif terbatas.
Selain faktor inflasi, dinamika geopolitik dan harga energi juga menjadi perhatian investor. Dalam beberapa pekan terakhir, volatilitas harga minyak meningkat seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Sejalan dengan itu, Antony mengimbau para investor untuk tetap mengedepankan manajemen risiko yang disiplin dan melakukan riset secara mandiri (DYOR), serta mempertimbangkan strategi investasi bertahap seperti Dollar Cost Averaging (DCA) untuk menghadapi volatilitas pasar kripto.
Melalui berbagai inisiatif edukasi, pihaknya terus mendorong peningkatan literasi aset kripto di Indonesia sekaligus menyediakan platform perdagangan yang aman dan transparan bagi seluruh pengguna.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




