Trump Desak Iran Hentikan Pungutan di Selat Hormuz
Jumat, 10 April 2026 | 10:47 WIB
Washington, Beritasatu.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendesak Iran menghentikan praktik pungutan terhadap kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz. Desakan itu disampaikan Trump menyusul laporan adanya biaya yang dikenakan Iran kepada kapal-kapal yang melintas di jalur strategis tersebut.
"Ada laporan bahwa Iran mengenakan biaya kepada kapal-kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz. Sebaiknya mereka tidak melakukan itu dan, jika mereka melakukannya, sebaiknya hentikan sekarang!" tulis Trump di Truth Social, dikutip dari Antara, Jumat (10/4/2026).
Selat Hormuz merupakan jalur penting distribusi energi global yang menghubungkan Teluk Persia dengan pasar internasional.
Trump sebelumnya juga mengumumkan kesepakatan gencatan senjata bilateral selama dua pekan dengan Iran. Kesepakatan tersebut mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz untuk aktivitas pelayaran.
Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menyatakan Teheran akan memulai pembicaraan lanjutan dengan AS di Islamabad, Pakistan, pada Jumat (10/4/2026).
Namun, ketegangan masih terjadi terkait situasi di Lebanon. Trump menegaskan penghentian serangan Israel di Lebanon tidak termasuk dalam kesepakatan dengan Iran, karena berkaitan dengan kelompok Hizbullah.
Sebaliknya, Iran menilai hal tersebut sebagai pelanggaran terhadap gencatan senjata yang telah disepakati bersama AS.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




