Harga Minyak Dunia Turun Hampir 10 Persen Seusai Selat Hormuz Dibuka
Jumat, 17 April 2026 | 20:28 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Harga minyak dunia turun hampir 10% pada hari ini, Jumat (17/4/2026), melanjutkan penurunan sebelumnya setelah pihak Iran menyatakan jalur pelayaran di Selat Hormuz tetap dibuka selama masa gencatan senjata.
Pernyataan tersebut memastikan bahwa seluruh kapal komersial masih dapat melintas di jalur strategis tersebut, sejalan dengan periode gencatan senjata yang juga berlaku di Lebanon.
Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent turun sebesar US$ 8,46 atau 8,5% menjadi US$ 90,93 per barel pada pukul 20.00 WIB. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) dari Amerika Serikat merosot US$ 8,87 atau 9,4% ke level US$ 85,82 per barel.
Penurunan tajam ini mencerminkan meredanya kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan minyak global, terutama dari kawasan Timur Tengah yang selama ini menjadi salah satu jalur distribusi energi utama dunia.
Selat Hormuz sendiri merupakan jalur vital bagi perdagangan minyak global. Kepastian bahwa jalur tersebut tetap terbuka memberikan sentimen positif bagi pasar dan menekan harga minyak secara signifikan.
Harga minyak sempat melonjak hingga 50% sepanjang Maret 2026 dalam reli tajam, sebelum akhirnya turun ke bawah level US$ 100 per barel. Meski demikian, sepanjang pekan ini harga masih bertahan di kisaran US$ 90 per barel.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




