Mentan Amran Pastikan Stok Pangan Nasional Siap Hadapi El Nino
Minggu, 19 April 2026 | 20:12 WIB
Sidoarjo, Beritasatu.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional dalam kondisi aman dan siap dalam menghadapi potensi gangguan iklim El Nino.
Salah satu langkah utama yang dilakukan adalah memperkuat cadangan beras nasional yang saat ini mencapai sekitar 4,9 juta ton, dan diproyeksikan segera menembus 5 juta ton. Angka ini menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.
“Cadangan ini menjadi bantalan utama kita menghadapi risiko penurunan produksi akibat El Nino,” ujar Amran seusai meninjau gudang Bulog di Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (19/4/2026).
Selain memperkuat stok, pemerintah juga menjalankan berbagai program mitigasi di sektor pertanian, seperti pompanisasi untuk mengatasi kekeringan serta edukasi kepada petani agar lebih adaptif terhadap perubahan iklim.
Amran menegaskan, kesiapan tidak hanya pada sisi cadangan, tetapi juga produksi. Potensi produksi dari berbagai sektor disebut tetap terjaga, dengan total ketersediaan pangan nasional diperkirakan mencapai 28 juta ton.
"28 juta ton ini cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga 11 bulan ke depan," terang Amran.
Untuk mendukung keberlanjutan produksi, pemerintah juga memastikan ketersediaan pupuk dan energi. Distribusi pupuk telah dipercepat sejak awal tahun dengan tambahan volume, bahkan harga pupuk turun hingga 20%.
Tak hanya itu, alokasi bahan bakar minyak (BBM) untuk sektor pertanian juga disiapkan lebih dari 1 juta kiloliter guna menunjang operasional di lapangan.
Dengan kombinasi penguatan cadangan dan strategi mitigasi tersebut, pemerintah optimistis dampak El Nino terhadap sektor pangan dapat ditekan, sehingga stabilitas pasokan dan harga tetap terjaga.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




