B-Universe dan SGU Perkuat Kolaborasi Industri Media dan Kampus
Selasa, 28 April 2026 | 21:04 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - B-Universe menjalin kerja sama strategis dengan Swiss German University (SGU) untuk memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan dan industri media. Kolaborasi ini mencakup pengembangan sumber daya manusia (SDM), riset, hingga program sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Rektor SGU Samuel P Kusumocahyo mengatakan, kerja sama ini merupakan implementasi nyata dari tridharma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Ini kerja sama antara dunia akademik dengan industri, dengan kita di dunia akademik ada tridharma, yaitu pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (28/4/2026).
Pada bidang pendidikan, kerja sama akan diwujudkan melalui berbagai program, seperti pelatihan, program bergelar (degree), serta non-gelar (non-degree) yang melibatkan sejumlah fakultas di SGU. Program ini dirancang untuk menyesuaikan kebutuhan industri media yang terus berkembang, terutama di era transformasi digital.
“Ini bekerja sama dengan B-Universe untuk kegiatan yang berhubungan dengan pengajaran, seperti training, ada degree program, ada non-degree program, dengan fakultas yang ada di SGU,” kata Samuel.
Selain itu, kolaborasi ini juga menitikberatkan pada penelitian dan pengembangan (research and development/R&D). SGU akan mendukung B-Universe dalam melakukan riset berbasis kebutuhan industri yang aktual.
“Jadi kita ingin bekerja sama untuk membantu B-Universe melakukan penelitian dan pengembangan dengan topik-topik yang datangnya langsung dari industri,” jelasnya.
Samuel menegaskan bahwa pendekatan ini bertujuan agar hasil penelitian tidak berhenti di ranah akademik, tetapi dapat langsung diterapkan oleh industri.
“Sehingga hasil penelitian ini bisa langsung diaplikasikan oleh industri, dan hal ini adalah B-Universe, dan hopefully juga bisa dipakai oleh industri-industri yang lainnya,” ujarnya.
SGU memiliki sejumlah program studi yang relevan dengan industri media, seperti digital communication and media serta komunikasi strategis global. Dalam program tersebut, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga terlibat dalam riset berbasis isu nyata.
“Kita sendiri juga ada jurusan-jurusan ilmu komunikasi, kita ada jurusan digital communication and media, dengan di situ bukan hanya teori, tetapi kita melakukan penelitian yang sebetulnya isunya atau masalahnya itu berasal dari industri terkait,” jelas Samuel.
Sebagai grup media yang menaungi berbagai platform, seperti BTV, BeritaSatu.com, Investor Daily, Jakarta Globe, Disway, serta jaringan B-Network, B-Universe dinilai memiliki banyak isu aktual yang dapat dijadikan bahan penelitian dan pengembangan.
“Mereka memiliki banyak isu-isu yang real isu ya, yang perlu dilakukan penelitian dan pengembangan, sehingga kolaborasi antara akademik dan industri ini akan membawa benefit bagi kedua pihak,” katanya.
Kerja sama ini juga mencakup program pengabdian kepada masyarakat, termasuk pemberian beasiswa bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan. Inisiatif ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas SDM di Indonesia.
Melalui kolaborasi ini, kedua pihak berharap dapat membangun ekosistem yang saling mendukung antara kampus dan industri, serta berkontribusi dalam meningkatkan daya saing nasional di sektor media dan ekonomi kreatif.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




