Awas, Uang Dolar Palsu
Selasa, 25 Agustus 2015 | 16:26 WIB
Jakarta - Kabareskrim Polri Komjen Budi Waseso mengatakan pihaknya mengantisipasi potensi pemalsuan uang dolar seiring menguatnya nilai tukar mata uang Amerika Serikat (AS) itu terhadap rupiah.
Pada siang ini dolar AS diperdagangkan di atas Rp 14 ribu per dolar. Rupiah yang melemah tersebut mendorong masyarakat untuk menukarkan dolar yang dimiliki dengan rupiah. Transaksi penukaran mata uang dolar dan rupiah pun terus meningkat dalam beberapa hari terakhir.
"Kalau antisipasi uang palsu terus, terus ditingkatkan. Kemungkinan (pemalsuan) itu selalu ada," kata jenderal yang akrab disapa Buwas itu di Mabes Polri Selasa (25/8).
Jenderal bintang tiga itu juga memastikan jika pihaknya tak mungkin kecolongan oleh aksi penyelundupan dolar AS secara ilegal dari luar negeri ke dalam negeri.
"Tidak bisalah, kan ada aturannya. Kalau kita berangkat dan berada di luar negeri bawa 10 ribu dolar US saja akan dipertanyakan," sambungnya.
Kendati demikian, pihaknya tetap mengawasi segala macam kemungkinan kerja sama dengan Bank Indonesia dan Badan Intelijen Negara.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




