ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ekspansi Industri Semen Genjot Ekspor

Kamis, 20 Oktober 2016 | 20:45 WIB
HK
B
Penulis: Harso Kurniawan | Editor: B1
ilustrasi industri semen
ilustrasi industri semen (antaranews )

Jakarta - Peningkatan kapasitas produksi industri semen secara nasional sejalan dengan program percepatan pembangunan infrastruktur terpadu yang dicanangkan Pemerintah. Kondisi ini turut memacu laju pertumbuhan industri semen nasional dan memperluas pasar ekspor.

"Selain memenuhi kebutuhan dalam negeri, kapasitas produksi semen yang besar saat ini berpotensi untuk memperluas pasar ekspor," kata Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto, Kamis (20/10).

Menperin menghadiri peresmian pabrik semen ke-14 PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk di Citeureup, Jawa Barat, kemarin. Dia mencatat, kebutuhan semen domestik saat ini mencapai 60 juta ton per tahun, dengan kapasitas industri terpasang 90 juta ton per tahun. Jumlah kapasitas pabrik semen di Indonesia melebihi Jepang sebanyak 60 juta ton per tahun.

Menurut Airlangga, upaya industri dalam peningkatan kapasitas melalui pembangunan pabrik merupakan salah satu wujud nyata untuk memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. "Untuk itu, kami memberikan apresiasi terhadap upaya yang dilakukan Indocement," ujar dia.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Direktur Utama Indocement Christian Kartawijaya mengatakan, pabrik ke-14 berkapasitas 4,4 juta ton semen per tahun, dengan investasi Rp 5,7 triliun. "Pembangunan pabrik ini menjadikan total kapasitas produksi Indocement menjadi 24,9 juta ton per tahun," papar dia.

Christian menambahkan, pabrik ke-14 ini dibangun dengan menggunakan teknologi terbaru yang memiliki efisiensi energi tertinggi dan dilengkapi dengan alat penangkap debu dan efisiensi terbaik. "Oleh karena itu, kami memperoleh berbagai penghargaan seperti Proper Emas, Penghargaan Industri Hijau dan Certified Emission Reduction (CER) dalam kerangka Clean Development Mechanism (CDM)," sebutnya.

Langkah perusahaan tersebut disambut baik Menperin, karena dapat menjadi contoh bagi industri semen lainnya untuk terus melakukan upaya efisiensi energi, pemanfaatan bahan baku dan energi alternatif, serta melakukan diversifikasi produk.

"Kami berharap manajemen Indocement konsisten mewujudkan komitmen terhadap program pemerintah untuk mengembangkan industri berwawasan lingkungan atau industri hijau melalui sustainable development," tutur Airlangga.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

DEPO Perkuat Fondasi Bisnis untuk Perluas Ekspansi pada 2026

DEPO Perkuat Fondasi Bisnis untuk Perluas Ekspansi pada 2026

EKONOMI
BYD Targetkan Produksi Mobil di Eropa 100 Persen Lokal pada 2028

BYD Targetkan Produksi Mobil di Eropa 100 Persen Lokal pada 2028

OTOTEKNO
Beli Lahan Industri Rp 1,4 Triliun, Xiaomi Ekspansi Bisnis Otomotif

Beli Lahan Industri Rp 1,4 Triliun, Xiaomi Ekspansi Bisnis Otomotif

OTOTEKNO
Volkswagen Siap Ekspansi Besar di AS, Dialog Tarif Dinilai Positif

Volkswagen Siap Ekspansi Besar di AS, Dialog Tarif Dinilai Positif

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon