Wall Street Meroket karena Harapan Covid-19 Capai Fase Puncak

Wall Street Meroket karena Harapan Covid-19 Capai Fase Puncak
Ilustrasi bursa saham AS Wall Street. ( Foto: AFP / David Dee Delgado )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Kamis, 9 April 2020 | 05:18 WIB

New York, Beritasatu.com - Bursa AS menguat pada akhir perdagangan Rabu atau Kamis WIB (9/4/2020) di tengah harapan wabah virus corona (covid-19) di Amerika Serikat (AS) mendekati puncaknya.

Bursa saham menguat setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Amerika mungkin akan mencapai puncak wabah. Gubernur New York Andrew Cuomo mengatakan upaya negara dalam menjaga jarak sosial menunjukkan hasil untuk mengendalikan virus di salah satu episentrum terbesar di negara ini.

"Fokus utama puncak. Tampaknya yang ada di benak setiap investor saat ini adalah kapan kasus virus corona akan mencapai puncak," kata Kepala Investasi US Wealth Management Bank AS Eric Freedman, di North Carolina.

“Pada titik tertentu, pertimbangan ekonomi benar-benar mulai terwujud. Ditambah lagi, apa yang akan menjadi mekanisme transmisi untuk ekonomi, artinya pada fase apa ekonomi akan dimulai kembali," kata dia.

Baca juga: Wall Street Berfluktuasi, Dow Jones Ditutup Negatif

Dow Jones Industrial Average naik 779,71 poin, atau 3,44 persen menjadi 23,433, S&P 500 naik 90,57 poin atau 3,41 persen menjadi 2,749 dan Nasdaq Composite naik 203,64 poin, atau 2,58 persen menjadi 8,090.

Bursa didorong kenaikan saham sektor kesehatan setelah keputusan Bernie Sanders menangguhkan kampanyenya untuk pencalonan presiden di Partai Demokrat 2020

Baca juga: Indikasi Covid-19 Mereda, Wall Street Dibuka Positif

Sanders dalam kampanyenya "Asuransi Kesehatan bagi Semua" telah menekan saham asuransi karena seruannya menghapus asuransi kesehatan swasta. Keputusan mundur Sanders membuat saham seperti UnitedHealth Group Inc melonjak 7,98 persen yang menjadi dorongan terbesar Dow, sementara Anthem naik 10,25 persen.

Federal Reserve pada Rabu merilis risalah dari dua pertemuan darurat bulan lalu. Hal ini menunjukkan para pejabat semakin khawatir dengan cepatnya pandemi corona merusak ekonomi AS dan mengganggu pasar keuangan.

Sektor energi naik 6,74 persen karena minyak mentah WTI naik lebih dari 6 persen dengan harapan pengurangan produksi OPEC dan sekutunya pada Kamis.



Sumber: Reuters