Apartemen Kyo Society Ditarget Rampung Desember 2023
Kamis, 25 Februari 2021 | 14:08 WIB
Surabaya, Beritasatu.com - Pengembang properti Tanrise Property tetap berupaya merampungkan proyek hunian apartemen Kyo Society Jalan Raya Panjang Jiwo di kawasan Surabaya Timur, meskipun masa pandemi.
Setelah PT Indonesia Pondasi Raya Tbk (Indopora) merampungkan pembangunan pondasi sejak Januari 2021, giliran PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (Wika Gedung) yang dipercaya oleh Tanrise Property untuk melanjutkan pembangunan konstruksi dan arsitektur apartemen bergaya Jepang itu.
Direktur Sales & Marketing Tanrise Property Joseph Lukito mengatakan, dimulainya pembangunan apartemen Kyo Society sejak Juli 2020 lalu, yang ditandai dengan acara groundbreaking ceremony dan peletakan batu pertama. Kini, proyek apartemen itu telah menyelesaikan bagian pondasi dan melangkah pada pembangunan selanjutnya, yakni konstruksi dan arsitekturnya sebagai bagian dari komitemen Tanrise yang akan menyelesaikan proyek itu sesuai target yang direncanakan. "Pembangunan gedung ini, kami targetkan akan selesai Desember 2023," katanya di sela acara ‘Handover Apartemen Kyo Society’ di Surabaya, Rabu (24/2/2021).
Joseph menjelaskan, apartemen Kyo Society terdiri dari 737 unit. Ditawarkan mulai harga Rp 500 jutaan untuk tipe studio. "Pada Desember kemarin, tipe Rofuto dan Ikkou sudah 60% terjual. Sementara sisanya 40% diharapkan bisa terjual pada 2021 sampai 2022. Ke depan, tidak ada harga baru, mungkin hanya penyesuaian saja," terangnya.
Kyo Society memiliki luas bangunan seluas 38.000 m2 dengan 38 lantai yang terbagi ke dalam lima kategori unit, yaitu Mamoru (tipe Studio), Furusato (tipe 1BR), Mirai (tipe 2BR), Ikkou (tipe Grand studio), dan Rofuto (tipe Mezzanine unit). Hunian ini juga dilengkapi 45 fasilitas seperti amphitheatre lobby, Chisai Bar, Sora Cafe, Kanazawa Business Lab & Library, Sky Pool, Takai Gym, Shinjuku Garden dan sebagainya. Ini menjadikan apartemen ini memiliki karakteristik khas Jepang yang kuat dan menonjol.
Lokasinya yang berdekatan dengan perguruan tinggi seperti Universitas Surabaya dan beberapa fasilitas pendukung lainnya seperti rumah sakit, sekolah, area komersial, pusat perbelanjaan hingga kawasan industri menjadikan apartemen ini memiliki target segmen pasar yang jelas. "Dengan cicilan awal mulai dari dua jutaan, Tanrise Property tidak hanya menyasar investor pada umumnya, namun juga investor muda yang baru saja terjun ke dunia tanam modal," terang Joseph.
General Manager Indopora Fransiscus Budiono Kristanto menambahkan, pembangunan fondasi Kyo Society berjalan sesuai timeline dari pihak Tanrise Property. Meski sedikit ada kendala karena pandemi Covid-19, terutama untuk mobilisasi pekerja.
"Namun semua itu secara keseluruhan tidak menghambat kinerja proyek. Apalagi kontur tanahnya dan sistem yang digunakan tidak ada masalah, sehingga tak ada kendala berarti dalam proses pengerjaannya," ujarnya.
Sementara itu, Project Manager Operasi II Wika Gedung, Gito Susanggoro mengatakan, proyek apartemen Kyo Society ini merupakan satu dari lima proyek yang akan dikerjakan tahun ini. Pihaknya cukup optimisis akan mampu melaksanakan proyek senilai Rp 139 miliar tersebut sesuai target. "Kita punya waktu 30 bulan akan mengerjakan struktur bangunan dan arsitekturnya," terang Gito.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




