Fokus Investor Wall Street Kini Tertuju pada Data Tenaga Kerja
Minggu, 29 Agustus 2021 | 07:59 WIB
New York, Beritasatu.com - Dengan berakhirnya pertemuan tahunan the Federal Reserve di Jackson Hole, maka fokus investor Wall Street untuk seminggu ke depan tertuju pada laporan ketenagakerjaan Agustus.
Ketua the Federal Reserve Jerome Powell mengatakan bank sentral AS kemungkinan besar akan mengurangi stimulus (tapering) pada akhir tahun, tetapi kenaikan suku bunga masih jauh.
Meskipun inflasi saat ini cukup solid di target 2%, tetapi the Fed masih merasa tingkat ketenagakerjaan belum mencapai titik maksimal. Angka tenaga kerja adalah indikator kedua, selain inflasi, dalam menentukan kenaikan suku bunga. Angka pengangguran Juli ada di 5,4%, membaik dari level tertinggi pada April 2020 lalu di 14,8% tetapi belum mencapai level prapandemi di 3,5% pada Februari 2020.
Michael Arone, chief investment strategits di State Street Global Advisors, mengatakan kepada CNBC.com, bahwa pernyataan Powell berhasil menghindari taper tantrum atau aksi jual masif menyusul pengurangan stimulus seperti yang terjadi pada tahun 2013.
Kini, pelaku pasar memantau data ketenagakerjaan Agustus yang akan dirilis Jumat (3/9/2021).
Sebelumnya, pandangan para ekonom memperkirakan tapering kemungkinan akan terjadi paling cepat pada 21-22 September mendatang, tetapi kini mereka memperkirakan akan terjadi pada November atau Desember karena ketidakpastian yang ditimbulkan varian delta.
Survei ekonom Dow Jones memperkirakan 750.000 tenaga kerja baru terserap pada bulan Agustus dan tingkat pengangguran akan membaik ke 5,2%. Bulan Juli, 943.000 tenaga kerja baru terserap dan angka pengangguran membaik ke 5,4%. Sektor pendidikan menjadi penyumbang terbesar dengan 261.000 tenaga kerja.
Wall Street bereaksi positif terhadap pernyataan the Fed. Dow Jones Industrial Average naik 242,68 poin, atau 0,6%, menjadi 35.455,80. S&P 500 naik 0,8% mencapai level tertinggi baru di 4.509,37. Nasdaq Composite bertambah 1,2%, juga mencapai rekor baru pada 15.129,50.
Tiga indeks saham utama menutup minggu ini di zona hijau. Dow ditutup naik 0,9%, sedangkan S&P 500 menguat 1,5% dan Nasdaq bertambah 2,8%.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 15 Mei 2026




