ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pupuk Indonesia Gandeng PTPN Group Wujudkan Program Makmur

Sabtu, 19 Maret 2022 | 21:18 WIB
AA
FH
Penulis: Amrozi Amenan | Editor: FER
Penandatangan nota kesepahaman antara PT Pupuk Indonesia Grup PT Perkebunan Nusantara Grup, di Surabaya, Sabtu, 19 Maret 2022.
Penandatangan nota kesepahaman antara PT Pupuk Indonesia Grup PT Perkebunan Nusantara Grup, di Surabaya, Sabtu, 19 Maret 2022. (Beritasatu Photo/Amrozi Amenan)

Mengingat program Makmur menggunakan pupuk komersil, Gusrizal menegaskan, komitmen Pupuk Indonesia untuk memberikan harga yang berpihak pada petani. "Melalui program ini, petani akan mendapatkan harga yang lebih murah jika dibandingkan harga pupuk komersil untuk keperluan ekspor, industri, dan ritel," tegasnya.

Selain itu, kata Gusrizal, Pupuk Indonesia telah menerapkan digitalisasi melalui aplikasi Retail Management System (RMS). Sistem ini akan mempermudah pencatatan dan penelusuran penjualan, sehingga lebih transparan dan akuntabel.

"Oleh karena itu, kami meminta kepada bapak dan ibu untuk juga bisa memberikan harga yang berpihak kepada petani program ini, dan kami juga akan memberikan harga yang lebih baik lagi," jelasnya.

Baca Juga: Petrokimia Gresik Imbau Petani Waspadai Pupuk Palsu

ADVERTISEMENT

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyebutkan, esensi dari MoU ini adalah kerja sama antara perusahaan BUMN dengan petani tebu. Sebelumnya pada 2021 Petrokimia Gresik telah bekerjasama dengan PTPN X dan PTPN XI dalam program Makmur. Kini, dibawah komando Pupuk Indonesia, PKG akan memperluas jaringan kerjasama dengan anak perusahaan PTPN III holding lainnya yang bergerak di sektor tebu.

"Program Makmur bagi petani tebu menjadi sangat penting karena gula merupakan salah satu komoditas strategis nasional," ujar Dwi.

Baca Juga: Pupuk Kaltim Gaspol 10.000 Dosis Vaksinasi Booster

Sementara itu, Direktur Utama holding PTPN III, Mohammad Abdul Ghani menyatakan, kolaborasi perusahaan BUMN melalui kemitraan program Makmur dapat meningkatkan kapasitas dan kapabilitas petani. Karena dalam ekosistem ini semua sarana produksi yang dibutuhkan akan dapat terpenuhi secara tepat waktu dan dengan harga terjangkau.

"Selain itu tentunya pendampingan budidaya dari Pupuk Indonesia dan PTPN grup diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan produksi nasional, hingga kesejahteraan petani," ujarnya.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Perang AS-Iran: Pupuk Indonesia Jadi Primadona Diincar Banyak Negara

Perang AS-Iran: Pupuk Indonesia Jadi Primadona Diincar Banyak Negara

NASIONAL
Prabowo: Banyak Negara Minta Pupuk RI Imbas Konflik Iran

Prabowo: Banyak Negara Minta Pupuk RI Imbas Konflik Iran

NASIONAL
Ekspor Pupuk Urea Indonesia ke Australia Tembus Rp 7 Triliun

Ekspor Pupuk Urea Indonesia ke Australia Tembus Rp 7 Triliun

EKONOMI
Pupuk Indonesia Dinilai Mampu Jaga Pasokan di Tengah Gejolak Global

Pupuk Indonesia Dinilai Mampu Jaga Pasokan di Tengah Gejolak Global

EKONOMI
Belarus Tawarkan Pupuk dan Teknologi Pertanian untuk RI

Belarus Tawarkan Pupuk dan Teknologi Pertanian untuk RI

INTERNASIONAL
Serapan Tinggi, Pupuk Indonesia Siapkan Stok Pupuk Bersubsidi hingga 205 Ribu Ton untuk Indonesia Timur

Serapan Tinggi, Pupuk Indonesia Siapkan Stok Pupuk Bersubsidi hingga 205 Ribu Ton untuk Indonesia Timur

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon