DPR Minta Pemerintah Siapkan Langkah Nyata Hadapi Krisis Pangan
Jumat, 3 Juni 2022 | 19:33 WIBJakarta, Beritasatu.com - DPR meminta Pemerintah segera melakukan langkah nyata dalam menghadapi ancaman krisis pangan dunia. Pasalnya, jika tidak diantisipasi, krisis pangan dunia akan berpengaruh terhadap kesejahteraan rakyat.
"Tingginya harga bahan pokok disebabkan komoditas pangan yang semakin langka. Kita harus segera melakukan langkah riil untuk menghadapi ancaman krisis pangan yang sudah menjadi kekhawatiran sejumlah negara," ujar Anggota Komisi IV DPR, Daniel Johan kepada wartawan, Jumat (3/6/2022).
Daniel mengatakan, peringatan ancaman krisis pangan juga telah dikeluarkan oleh The Food and Agriculture Organization (FAO) atau Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia serta PBB. Berbagai permasalahan global berpartisipasi terhadap ancaman krisis pangan.
"Perlu ada peningkatan produksi pangan melalui program-program yang efektif dan cepat memberikan hasil agar Indonesia siap menghadapi krisis pangan," tandas dia.
Baca Juga: Pakar Prediksi Perang Gandum Global Akan Segera Terjadi
Seperti diketahui, saat ini harga sejumlah komoditas mengalami kenaikan, mulai dari telur, cabai, dan tomat. Telur ayam ras yang sebelumnya dijual seharga Rp 35.000 per rak, naik menjadi Rp 48.000 per rak.
Sementara itu harga cabai rawit naik menjadi Rp 35.000/kg dari sebelumnya Rp 25.000/kg. Kemudian tomat yang dijual seharga Rp 8.000/kg, naik menjadi Rp 12.000/kg. Belum lagi mencuatnya kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) membuat stok daging hewan ternak menurun di pasaran sehingga harganya melambung tinggi.
"Kurangnya pasokan dari peternak dan petani menjadi penyebabnya dan ini yang harus segera diatasi," kata Daniel.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




