TBS Energi Utama Incar Penjualan 500.000 Kendaraan Listrik
Rabu, 8 Juni 2022 | 20:01 WIB
TBS sendiri bermaksud untuk menggunakan dana bersih hasil right issue tersebut untuk memperkuat struktur permodalan perseroan yaitu membiayai investasi dan kegiatan secara umum atau general corporate purposes.
"Rencana jangka panjang transisi energi TBS tentu memerlukan struktur permodalan yang kuat dan akuntabel. Berbagai rencana dan langkah yang telah disetujui dalam agenda RUPST dan RUPSLB ini diharapkan dapat mempercepat proses TBS menjadi pelopor transisi bisnis hijau di Indonesia, sejalan dengan komitmen Pemerintah Republik Indonesia untuk mencapai Net Zero Emission di tahun 2060 mendatang," kata dia.
Lebih lanjut dalam agenda yang sama, pemegang saham juga menyetujui pengangkatan Juli Oktarina sebagai direktur baru. Sebelumnya, Juli Oktarina merupakan direktur anak perusahaan TBS. Sesuai dengan tujuan perusahaan, susunan direksi yang baru diharapkan dapat lebih memperkuat struktur organisasi TBS dalam menghadapi kondisi pasar yang dinamis dan dapat mengoptimalkan seluruh sumber daya untuk menghasilkan kinerja terbaik.
Baca Juga: TBS Energi Utama-Gojek Dirikan Perusahaan Motor Listrik Electrum
Adapun sebelumnya, Electrum sebagai integrator menginisiasi kolaborasi BUMN dan swasta guna mempercepat terwujudnya ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi di Indonesia. Electrum, bersama Pertamina, Gogoro, dan Gesits, bersinergi mengakselerasi pengembangan ekosistem kendaraan listrik terintegrasi dan terlengkap di Indonesia.
Guna mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, TBS bersama Gojek juga telah menyatakan rencana investasi sekitar US$ 1 miliar selama lima tahun mendatang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




