ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jaga Arus Kas Perseroan, Begini Strategi Intraco Penta

Jumat, 19 Agustus 2022 | 20:41 WIB
MF
FH
Penulis: Muhamad Ghafur Fadillah | Editor: FER
Direktur Utama PT INTA Petrus Halim  mengungkapkan persetujuan pemegang saham ini merupakan salah satu milestone penting dalam perjalanan INTA untuk memperkuat portofolio khusus dibidang kelistrikan.
Direktur Utama PT INTA Petrus Halim mengungkapkan persetujuan pemegang saham ini merupakan salah satu milestone penting dalam perjalanan INTA untuk memperkuat portofolio khusus dibidang kelistrikan. (BeritaSatu Photo/Suhadi)

Jakarta, Beritasatu.com - Emiten penyedia alat berat dan pembangkit listrik, PT Intraco Penta Tbk (INTA) berencana untuk mengajukan restrukturisasi kepada kreditor guna menjaga arus kas perseroan.

Direktur Utama Intraco Penta Petrus Halim mengatakan, restrukturisasi pinjaman ini sebenarnya sudah masuk dalam program kerja perseroan pada tahun 2022. Melalui program itu, perseroan akan meningkatkan penetrasi pasar alat berat dengan produk LiuGong Machinery dan fokus terhadap bisnis kelistrikan perseroan yang sudah ada saat ini.

"Untuk meningkatkan penetrasi pasar, mengoptimalkan usaha perdagangan alat berat dan mendorong penjualan suku cadang dengan jaringan distribusi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia," jelasnya saat paparan publik virtual, Jumat (19/8/22).

Baca Juga: Intraco Penta Optimistis Permintaan Alat Berat Meningkat

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, Intaco Penta juga akan mengajukan restrukturisasi kepada kreditur perseroan guna menjaga arus kas, melakukan efisiensi biaya operasional dan reorganisasi, hingga membentuk tim khusus dalam upaya untuk percepatan penagihan terhadap piutang yang sudah jatuh tempo.

"Lantaran secara umum, tahun 2022 yang ditandai dengan perbaikan kondisi pandemi menjadi endemi akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Selain itu, berdasarkan pengalaman tahun 2021, perseroan cukup yakin bahwa pemulihan yang dilakukan pemerintah akan menciptakan iklim usaha yang kondusif," ujarnya.

Dalam pandangan perseroan, prospek usaha pada tahun 2022 akan lebih baik dibandingkan dengan tahun sebelumnya, khususnya di bidang-bidang industri terkait dengan alat berat seperti peningkatan kebutuhan sektor industri komoditas terhadap alat berat baik batu bara, nikel maupun agribisnis, manufaktur dan infrastruktur serta industri lainnya.

Baca Juga: Intraco Penta Pasang Target Konservatif

"Kedepan, tantangan yang menjadi fokus utama Perseroan adalah modal kerja yang harus lebih dioptimalkan. Dengan modal kerja yang lebih baik, tentunya Perseroan akan lebih leluasa untuk melakukan ekspansi," ujarnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon