PTPN Group Produksi Migor Minyakita 3 Juta Liter Sebulan
Jumat, 23 September 2022 | 14:51 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui anak usaha PT Industri Nabati Lestari (INL) akan memproduksi minyak goreng (migor) kemasan rakyat dengan merk "Minyakita" sesuai progam pemerintah sebanyak 3 juta liter sebulan.
Baca Juga: Mendag Bagikan 2.000 Liter Minyakita Gratis di Lampung
Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Mohammad Abdul Ghani menyampaikan, PTPN III melalui PT INL akan memproduksi minyak goreng Minyakita secara masal pada 1 Oktober 2022, dengan kapasitas 3 juta liter per bulan dengan kemasan 1 liter.
"Minyakita dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat akan minyak goreng dengan harga terjangkau, harga per kemasan 1 liternya Rp 14.000," kata Ghani dalam keterangan tertulisnya Jumat (23/9/2022).
Dia mengatakan minyak goreng Minyakita akan distribusikan di Sumatera bagian utara, Jabodetabek, serta Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). "Dibuat secara kemasan selain mempermudah distribusi, juga menjaga kehigienisan minyak goreng," kata dia.
Langkah PTPN Group merilis Minyakita sebagai salah satu upaya berkontribusi pada masyarakat siklus komoditas. "Hal itu sesuai dengan arahan pemerintah dan arahan Menteri BUMN Erick Thohir, untuk bagaimana PTPN ikut menstabilkan harga minyak goreng di pasar," ungkap Abdul Ghani.
Baca Juga: Mendag: Harga Migor Curah Jawa-Bali di Bawah Rp 14.000
Mohammad Abdul Ghani mengatakan, di luar Minyakita, sampai Agustus 2022, PTPN Group, melalui PT Industri Nabati Lestari (INL) telah memproduksi dan mendistribusikan 208.000 ton minyak goreng. Produksi minyak nasional tersebut dilakukan melalui tiga brand dengan segmentasi berbeda, yakni Nusakita, Salvaco dan kemasan sederhana INL.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




