BNEF Net Zero Summit
Kolaborasi Stakeholders, Kunci Masa Depan Transisi Energi
Sabtu, 12 November 2022 | 17:22 WIB
Bali, Beritasatu.com - Chevron bersama Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi serta the Asia Natural Gas and Energy Association (ANGEA), menekankan tentang pentingnya kolaborasi dalam mendorong pencapaian target transisi energi dan masa depan rendah karbon.
Country Manager Chevron Indonesia, Wahyu Budiarto, mengatakan, partisipasi Chevron dalam BloombergNEF (BNEF) Net Zero Summit ini menyusul ditandatanganinya perjanjian kerja sama Chevron dengan Pertamina dan Keppel Infrastructure dalam mengeksplorasi pengembangan proyek hidrogen hijau dan amonia hijau di Indonesia.
"Kolaborasi ini merupakan hal yang penting dalam mendukung inovasi dan mendorong transisi energi. Untuk itu, Chevron terus berkomitmen dalam berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan demi mencapai tujuan-tujuan energi nasional," kata Wahyu di acara BNEF Net Zero Summit, di Bali, Sabtu (12/11/2022).
"ANGEA dan pemerintah Indonesia juga telah memberikan banyak masukan mengenai bagaimana industri, asosiasi, dan pemerintah dapat bekerja sama dalam mencapai target net zero emission, baik di Indonesia maupun kawasan Asia Pasifik," tambahnya.
Direktur Energi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Ridha Yasser mengatakan, pemerintah Indonesia telah menetapkan target penggunaan energi baru terbarukan (EBT) hingga 23% pada tahun 2025, yang tertuang dalam roadmap transisi energi sebagai bagian dari Grand National Energy Strategy (GSEN).
"Untuk mencapai angka tersebut, kolaborasi antara pihak swasta, pemerintah, dan lembaga lainnya menjadi suatu hal yang fundamental, khususnya dalam menyeimbangkan akses energi, dampak lingkungan dan sosial-ekonomi, serta pengembangan teknologi. Adanya kerja sama ini dapat mengakselerasi pencapaian target Indonesia untuk mencapai net zero emission," ujar Ridha Yasser.
Vice President Strategy & Integration di Chevron New Energies, Manish Misra, menambahkan, Chevron percaya bahwa masa depan energi adalah rendah karbon.
"Mencapai tujuan tersebut, kami terus membangun dan memperkuat kerja sama, serta berkolaborasi secara aktif dalam pengembangan solusi rendah karbon di negara-negara yang memiliki kebutuhan energi tinggi, di mana kami dapat membantu mempercepat transisi energi yang sedang berlangsung melalui teknologi baru dan keahlian operasional," kata Manish Misra.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




