ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

AS Bombardir Situs Nuklir Iran, PBB Khawatir Perang Meluas

Minggu, 22 Juni 2025 | 09:38 WIB
IC
IC
Penulis: Iman Rahman Cahyadi | Editor: CAH
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres. (AP Photo/Craig Ruttle)

Jakarta, Beritasatu.com - Sekjen PBB Antonio Guterres menyatakan kekhawatiran besar atas serangan AS terhadap Iran. Dia menggambarkan serangan AS terhadap Iran sebagai eskalasi berbahaya dan memperingatkan konflik di Timur Tengah dapat dengan cepat menjadi tidak terkendali.

"Saya sangat khawatir dengan penggunaan kekuatan oleh Amerika Serikat terhadap Iran hari ini. Ini adalah eskalasi berbahaya di kawasan yang sudah berada di ujung tanduk dan ancaman langsung terhadap perdamaian dan keamanan internasional," kata Guterres dalam sebuah unggahan media sosial.

“Ada risiko yang semakin besar bahwa konflik ini dapat dengan cepat menjadi tidak terkendali dengan konsekuensi yang sangat buruk bagi warga sipil, kawasan, dan dunia. Saya menyerukan kepada negara aAnggota untuk meredakan ketegangan dan menegakkan kewajiban mereka berdasarkan Piagam PBB dan aturan hukum internasional lainnya,” lanjutnya. 

ADVERTISEMENT

Dikatakannya, pada saat yang berbahaya ini, sangat penting untuk menghindari kekacauan yang terus berlanjut. 

"Tidak ada solusi militer. Satu-satunya jalan ke depan adalah diplomasi. Satu-satunya harapan adalah perdamaian," pungkasnya. 

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara terbuka mengakui militer AS telah melakukan serangan terhadap tiga fasilitas nuklir utama di Iran, yakni Fordow, Natanz, dan Esfahan.

“Kami telah menyelesaikan serangan yang sangat sukses terhadap tiga lokasi nuklir di Iran, termasuk Fordow, Natanz, dan Esfahan. Semua pesawat ini kini berada di luar wilayah udara Iran," tulis Trump melalui akun media sosial miliknya, Sabtu (21/6/2025).

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Saat Pelayaran Kapal Mulai Pulih

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Saat Pelayaran Kapal Mulai Pulih

EKONOMI
Iran Umumkan Aturan Baru bagi Kapal yang Ingin Melintasi Selat Hormuz

Iran Umumkan Aturan Baru bagi Kapal yang Ingin Melintasi Selat Hormuz

INTERNASIONAL
Kesepakatan Damai Iran-AS: Akivitas Selat Hormuz Meningkat Bertahap

Kesepakatan Damai Iran-AS: Akivitas Selat Hormuz Meningkat Bertahap

INTERNASIONAL
Pentagon Diduga Tutup Laporan Serangan Mematikan di Sekolah Iran

Pentagon Diduga Tutup Laporan Serangan Mematikan di Sekolah Iran

INTERNASIONAL
Iran Tak Pungut Biaya Lewati Selat Hormuz dalam 60 Hari

Iran Tak Pungut Biaya Lewati Selat Hormuz dalam 60 Hari

INTERNASIONAL
5 Poin Esensial dalam Memorandum Damai AS-Iran

5 Poin Esensial dalam Memorandum Damai AS-Iran

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon