ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Trump Umumkan Serang Situs Nuklir Iran, Houthi Tebar Ancaman ke AS

Minggu, 22 Juni 2025 | 10:31 WIB
IC
IC
Penulis: Iman Rahman Cahyadi | Editor: CAH
Juru bicara milisi Houthi Yahya Saree berbicara pada rapat umum menentang AS dan Israel di Sanaa, Yaman, pada hari Jumat, 19 Juli 2024.
Juru bicara milisi Houthi Yahya Saree berbicara pada rapat umum menentang AS dan Israel di Sanaa, Yaman, pada hari Jumat, 19 Juli 2024. (AP/AP)

Jakarta, Beritasatu.com - Kelompok bersenjata di Yaman Houthi melempar ancaman kepada Amerika Serikat (AS) atas keputusannya menyerang tiga fasilitas nuklir Iran. Anggota biro politik Houthi Hezam Al-Asad menegaskan Amerika harus menanggung konsekuensi atas serangan tersebut.

"Washington harus menanggung konsekuensinya," katanya dalam sebuah unggahan media sosial. 

Kecaman juga dilontarkan Presiden National Iranian American Council (NIAC) Jamal Abdi yang menilai serangan AS terhadap Iran adalah bukti kebohongan Presiden Donald Trump.

ADVERTISEMENT

Jamal mengatakan sebelumnya Trump pernah berjanji untuk menghindari intervensi militer dalam perang asing. "Saya pikir di satu sisi, banyak dari kita merasa benar-benar dipermainkan oleh Donald Trump. Kita seharusnya tahu sejak masa jabatan pertamanya apa nalurinya dan kita seharusnya mencoba mengurungnya tetapi saya tidak tahu apa lagi yang bisa kita lakukan," kata Jamal Abdi dikutip Al Jazeera.

"Sekarang dia telah mengambil langkah yang dramatis dan provokatif. Saya tidak berpikir dia mengerti dan saya tidak berpikir dia punya rencana jika Iran menanggapi," katanya.

Sementara itu, Sekjen PBB Antonio Guterres menyatakan kekhawatiran besar atas serangan AS terhadap Iran. Dia menggambarkan serangan AS terhadap Iran sebagai eskalasi berbahaya dan memperingatkan konflik di Timur Tengah dapat dengan cepat menjadi tidak terkendali.

"Saya sangat khawatir dengan penggunaan kekuatan oleh Amerika Serikat terhadap Iran hari ini. Ini adalah eskalasi berbahaya di kawasan yang sudah berada di ujung tanduk dan ancaman langsung terhadap perdamaian dan keamanan internasional," kata Guterres dalam sebuah unggahan media sosial.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Saat Pelayaran Kapal Mulai Pulih

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Saat Pelayaran Kapal Mulai Pulih

EKONOMI
Iran Umumkan Aturan Baru bagi Kapal yang Ingin Melintasi Selat Hormuz

Iran Umumkan Aturan Baru bagi Kapal yang Ingin Melintasi Selat Hormuz

INTERNASIONAL
Kesepakatan Damai Iran-AS: Akivitas Selat Hormuz Meningkat Bertahap

Kesepakatan Damai Iran-AS: Akivitas Selat Hormuz Meningkat Bertahap

INTERNASIONAL
Pentagon Diduga Tutup Laporan Serangan Mematikan di Sekolah Iran

Pentagon Diduga Tutup Laporan Serangan Mematikan di Sekolah Iran

INTERNASIONAL
Iran Tak Pungut Biaya Lewati Selat Hormuz dalam 60 Hari

Iran Tak Pungut Biaya Lewati Selat Hormuz dalam 60 Hari

INTERNASIONAL
5 Poin Esensial dalam Memorandum Damai AS-Iran

5 Poin Esensial dalam Memorandum Damai AS-Iran

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon