Iran Desak AS Beri Kompensasi atas Kerusakan Fasilitas Nuklir
Sabtu, 2 Agustus 2025 | 07:17 WIB
Teheran, Beritasatu.com- Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan Amerika Serikat (AS) harus memberikan dana kepada Iran karena sebagai kompensasi atas serangan militer yang dilakukan AS pada 21 Juni 2025 terhadap fasilitas nuklir Iran jika ingin negosiasi antara keduanya dilanjutkan.
“AS harus memberi kompensasi kepada Iran atas kerusakan yang telah mereka lakukan,” kata Araghchi dalam wawancaranya dengan Financial Times, dikutip dari Fox News, Sabtu (2/8/2025).
Aragchi menekankan, AS harus memberikan penjelasan terkait alasan pihaknya melakukan serangan di tengah proses negosiasi.
“Mereka juga harus memastikan pihaknya tidak akan mengulangi serangan tersebut dalam perundingan mendatang,” tegasnya.
Meski mengalami serangan dari AS dan Israel, Aragachi mengeklaim Iran masih memiliki kemampuan untuk memperkaya uranium dan dapat memulai kembali program pengembangan nuklirnya kapan saja.
"Bangunan fasilitas dapat dibangun kembali. Mesin dapat diganti, karena teknologinya sudah ada. Kami memiliki banyak ilmuwan dan teknisi yang dulu bekerja di fasilitas nuklir kami,” kata Aragachi.
Sebelumnya, menurut data yang dirilis pemerintah Iran, AS telah menyerang tiga fasilitas nuklir utama Iran. Sementara Israel menghancurkan sebagian besar sistem pertahanan udara melumpuhkan sejumlah komandan militer, dan menewaskan setidaknya 13 ilmuwan nuklir dan lebih dari 1.000 orang dalam 12 hari perang dengan Iran.
Sementara pihak Israel sendiri mengeklaim telah menewaskan 30 pejabat keamanan senior dan 11 ilmuwan nuklir terkemuka Iran.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Aniaya Warga hingga Tewas, 3 Sekuriti PT Agrinas Palma Jadi Tersangka




