Topan Bualoi Mulai Hantam Vietnam, Belasan Tewas dan 17 Orang Hilang
Senin, 29 September 2025 | 15:47 WIB
Vietnam, Beritasatu.com – Topan Bualoi mulai masuk dan menghantam Vietnam pada Senin (29/9/2025), menimbulkan hujan lebat disertai angin kencang yang merusak permukiman warga, jalan banjir, dan aliran listrik terputus. Bencana ini menewaskan sejumlah orang dan menyebabkan 17 orang lainnya hilang.
Badan cuaca nasional Vietnam melaporkan, topan mendarat pada Senin (29/9/2025) malam dan memicu gelombang laut setinggi delapan meter. Mengutip Badan Penanggulangan Bencana Pemerintah, menurut laporan Reuters topan Bualoi mengakibatkan dua kematian, termasuk seorang korban yang terjebak banjir di Kota Hue dan seorang lainnya yang tertimpa pohon tumbang di Provinsi Thanh Hoa, dikutip dari Al Jazeera, Senin (29/9/2025).
Baca Juga: Topan Ragasa Picu Banjir di Taiwan: 14 Orang Tewas, 124 Hilang
Sementara di Provinsi Ninh Binh, angin kencang merobohkan rumah-rumah, menewaskan enam orang sedangan satu korban tewas dilaporkan ada di wilayah Da Nang.
Menurut media pemerintah Vietnam, lebih dari 347.000 rumah tangga kehilangan aliran listrik sebelum topan tersebut mendarat tepat setelah Minggu (28/9/2025) malam.
Sebelum topan menerjang, pemerintah Vietnam telah mengevakuasi lebih dari 28.500 warga. Ratusan penerbangan juga dibatalkan atau ditunda karena empat bandara di provinsi-provinsi tengah Vietnam telah ditutup. Pada pukul 11.00 waktu setempat dilaporkan topan mulai bergerak melintasi Provinsi Nghe An dan memasuki wilayah Laos.
Sementara itu, sejak Jumat (26/9/2025) topan Bualoi telah menyebabkan setidaknya 20 orang meninggal dunia di Filipina, salah satunya karena tenggelam dan tertimpa pohon tumbang.
Topan Bualoi menjadi badai parah kedua yang melanda Asia dalam sepekan terakhir, setelah Topan Ragasa di Filipina utara dan Taiwan yang juga menghantam China dan menewaskan sedikitnya 28 orang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




