MPR: Dunia Akui Peran Prabowo Wujudkan Perdamaian di Gaza
Rabu, 15 Oktober 2025 | 02:19 WIB
Jakarta, Beritasatu.com — Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno menilai kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Sharm El-Sheikh merupakan hasil nyata dari perjuangan Indonesia dalam mendorong penghentian perang di Gaza.
Menurutnya, kehadiran Prabowo juga menjadi bentuk pengakuan dunia terhadap peran aktif Indonesia dalam memperjuangkan perdamaian bagi rakyat Palestina.
“Sejak awal menjabat, Presiden Prabowo konsisten memperjuangkan perdamaian di Gaza dan mengusung gagasan two-state solution untuk kemerdekaan Palestina di berbagai forum internasional,” ujar Eddy dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (14/10/2025) dikutip dari Antara.
KTT Perdamaian Sharm El-Sheikh yang digelar di International Congress Centre, Mesir, mempertemukan sejumlah pemimpin dunia untuk menyaksikan penandatanganan perjanjian perdamaian dan penghentian perang di Gaza. Forum ini menjadi langkah penting menuju stabilitas dan perdamaian di kawasan Timur Tengah.
Eddy menambahkan, konsistensi Presiden Prabowo yang diiringi strategi diplomasi tepat telah menempatkan Indonesia sebagai aktor penting dalam terwujudnya perdamaian Gaza. Ia juga mengingat kembali bahwa sejak dua kali pencalonan dalam Pilpres, Prabowo telah menjadikan isu kemerdekaan Palestina sebagai prioritas kebijakan luar negeri.
“Sejak menjadi kandidat pada Pemilu 2019 dan 2024, beliau selalu menempatkan perjuangan Palestina sebagai agenda utama. Kini, sebagai presiden, komitmen itu diwujudkan melalui langkah nyata dan peran diplomasi yang aktif,” ungkap Eddy.
Eddy menilai, dalam diplomasi global, Prabowo tak hanya bertindak sebagai commander in chief, tetapi juga diplomat in chief yang mampu menjembatani komunikasi antara berbagai kekuatan besar dunia, seperti Rusia, China, dan Amerika Serikat.
“Peran beliau di berbagai forum internasional menunjukkan meningkatnya posisi strategis Indonesia dalam percaturan politik global,” katanya.
Menurut Eddy, posisi tersebut membuka peluang bagi Indonesia untuk memperkuat kerja sama internasional di berbagai sektor, termasuk investasi, ekonomi, ketahanan pangan, dan transisi energi.
“Strategi diplomasi Presiden Prabowo membuka jalan bagi Indonesia untuk berperan lebih aktif dan memanfaatkan peluang kerja sama lintas sektor,” ujarnya.
Ia menegaskan, keberhasilan diplomasi yang dibangun Presiden Prabowo perlu diikuti langkah nyata oleh seluruh jajaran pemerintahan. “Momentum ini harus dimaksimalkan agar membawa manfaat besar bagi Indonesia,” tutup Eddy.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




