China Serukan Gencatan Senjata Permanen dan Solusi 2 Negara di Gaza
Jumat, 24 Oktober 2025 | 16:39 WIB
New York, Beritasatu.com - China menyerukan pelaksanaan gencatan senjata yang berkelanjutan di Gaza serta mendesak komunitas internasional untuk mempercepat penerapan solusi dua negara demi perdamaian permanen antara Palestina dan Israel.
Seruan tersebut disampaikan oleh Perwakilan Tetap China untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Fu Cong, dalam debat terbuka Dewan Keamanan PBB pada Kamis (23/10/2025), seperti dilaporkan Xinhua, Jumat (24/10/2025).
“Gencatan senjata saat ini seharusnya menjadi dasar bagi gencatan senjata yang komprehensif dan bertahan lama,” kata Fu Cong.
Fu menyoroti masih adanya pelanggaran terhadap perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Hamas, yang menyebabkan jatuhnya korban sipil. Ia menegaskan, semua pihak harus mematuhi ketentuan gencatan senjata agar keamanan di Gaza dapat pulih sepenuhnya.
“China menyerukan semua pihak untuk mematuhi perjanjian gencatan senjata dan berupaya mencapai gencatan senjata yang benar-benar komprehensif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Fu Cong menilai, meski bantuan kemanusiaan telah kembali berjalan sebagian, hambatan distribusi masih besar dan kebutuhan warga Gaza belum terpenuhi. Ia mendesak Israel, sebagai kekuatan pendudukan, untuk membuka seluruh perlintasan perbatasan dan menjamin masuknya pasokan kemanusiaan secara aman.
“Israel harus memenuhi kewajibannya berdasarkan hukum humaniter internasional, menjamin akses kemanusiaan dalam skala besar, serta mencabut pembatasan terhadap operasi lembaga kemanusiaan,” tegas Fu.
Fu menegaskan, Gaza adalah tanah air rakyat Palestina, bukan alat tawar-menawar politik internasional. Karena itu, setiap skema masa depan Gaza harus mengikuti prinsip ‘Palestina yang memerintah Palestina’ dan menghormati kehendak rakyatnya.
Ia menambahkan, 2 tahun pengeboman telah membuat Gaza hancur dan tidak layak huni, sehingga rekonstruksi dan pemulihan mata pencaharian harus segera dimulai.
Menurut Fu, penerapan solusi dua negara adalah satu-satunya cara untuk menyelesaikan konflik berkepanjangan Palestina-Israel.
“Hanya ketika negara Palestina yang merdeka berdiri dan hak-hak rakyatnya terpenuhi, ketidakadilan historis dan akar kekerasan dapat dihapuskan,” ujarnya.
China juga mendesak Israel menghentikan aktivitas permukiman di Tepi Barat yang dinilai merusak fondasi tata kelola Otoritas Palestina. Fu meminta komunitas internasional mendukung kemerdekaan Palestina dan keanggotaannya penuh di PBB.
Fu menegaskan, Dewan Keamanan PBB memiliki tanggung jawab utama menjaga perdamaian dan stabilitas global. China, katanya, siap bekerja sama dengan komunitas internasional untuk mewujudkan gencatan senjata komprehensif, meredam krisis kemanusiaan, dan menerapkan solusi dua negara.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




