ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Trump Buka Lagi Wilayah Udara Venezuela, Warga AS Boleh Berkunjung

Jumat, 30 Januari 2026 | 14:28 WIB
RA
RA
Penulis: Rizky Pradita Ananda | Editor: RP
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah menginstruksikan Menteri Transportasi AS Sean Duffy dan para pemimpin militer untuk mengambil langkah-langkah teknis yang diperlukan terkait pembukaan wilayah udara Venezuela.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah menginstruksikan Menteri Transportasi AS Sean Duffy dan para pemimpin militer untuk mengambil langkah-langkah teknis yang diperlukan terkait pembukaan wilayah udara Venezuela. (AP Photo/Cristian Hernandez)

Washington, Beritasatu.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan wilayah udara Venezuela akan dibuka kembali untuk layanan penerbangan komersial dan warga AS segera dapat berkunjung ke negara tersebut. 

Pada Kamis (29/1/2026), Trump menyebut dirinya telah memberitahu presiden sementara Venezuela, Delcy Rodríguez,  AS akan membuka semua wilayah udara komersial di atas Venezuela dan warga Amerika akan secepatnya bisa kembali mengunjungi Venezuela. 

Trump mengatakan ia telah menginstruksikan Menteri Transportasi AS Sean Duffy dan para pemimpin militer untuk mengambil langkah-langkah teknis yang diperlukan, agar wilayah udara Venezuela dapat dibuka untuk perjalanan. 

ADVERTISEMENT

“Warga Amerika akan segera dapat pergi ke Venezuela, dan mereka akan aman di sana,” ujar Trump, dikutip dari AP, Jumat (30/1/2026). 

Namun, Departemen Luar Negeri AS masih terus memperingatkan warga Amerika untuk tidak bepergian ke Venezuela, karena risiko keamanan yang masih tinggi di negara tersebut.

Meski demikian, setidaknya satu maskapai penerbangan AS mengumumkan niatnya untuk segera membuka kembali rute penerbangan antara kedua negara. American Airlines, yang menjadi maskapai AS terakhir yang terbang ke Venezuela sebelum menangguhkan rute pada 2019 antara Miami dan Caracas serta Maracaibo. 

Pihak maskapai mengatakan akan membagikan rincian tambahan tentang rencana tersebut dalam beberapa bulan mendatang. Mengingat, masalah ini bergantung pada penilaian keamanan dan izin dari otoritas federal. 

Sebelumnya, Trump melalui akun media sosial resminya, Truth Social pada Sabtu (29/11/2025), menyatakan akan menutup secara keseluruhan wilayah udara di atas dan di sekitar Venezuela. AS menyatakan langkah ini diambil sebagai salah satu upaya memerangi perdagangan narkoba. 

“Kepada seluruh maskapai penerbangan, pilot, pengedar narkoba dan pedagang perdagangan manusia. Mohon dipertimbangkan bahwa wilayah udara di atas dan di sekitar Venezuela akan ditutup seluruhnya,” tulis Trump, dikutip dari Al Jazeera, Sabtu (29/11/2025). 

Hingga berita ini diturunkan, pemerintah Venezuela belum memberikan komentar terkait pernyataan Trump tersebut. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Penembakan di Dekat Gedung Putih, Pelaku Tewas Ditembak Secret Service

Penembakan di Dekat Gedung Putih, Pelaku Tewas Ditembak Secret Service

INTERNASIONAL
Trump Sebut Iran Kehabisan Senjata, Perang Bakal Berakhir Cepat!

Trump Sebut Iran Kehabisan Senjata, Perang Bakal Berakhir Cepat!

INTERNASIONAL
AS Ketar-ketir, Ego dan Retorika Trump Bisa Gagalkan Perdamaian

AS Ketar-ketir, Ego dan Retorika Trump Bisa Gagalkan Perdamaian

INTERNASIONAL
Ultimatum Trump! Iran Terancam Bom Lebih Dahsyat jika Tolak Damai

Ultimatum Trump! Iran Terancam Bom Lebih Dahsyat jika Tolak Damai

INTERNASIONAL
Perang Iran Diduga Jadi Motif Percobaan Pembunuhan Donald Trump

Perang Iran Diduga Jadi Motif Percobaan Pembunuhan Donald Trump

INTERNASIONAL
AS Tarik 5.000 Tentara dari Jerman Seusai Dikritik Kanselir Friedrich

AS Tarik 5.000 Tentara dari Jerman Seusai Dikritik Kanselir Friedrich

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon