Trump Buka Dialog dengan Iran, Israel Mulai Gelisah
Senin, 23 Maret 2026 | 20:10 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Langkah Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuka jalur dialog dengan Iran memicu keresahan atau gelisah pihak Israel. Perbedaan sikap antara kedua sekutu tersebut mencuat ketika Washington memilih menunda serangan, sementara Tel Aviv justru meningkatkan tekanan militer.
Trump sebelumnya menyatakan pembicaraan dengan Iran berlangsung produktif dan memutuskan menunda rencana serangan terhadap infrastruktur energi Iran selama lima hari.
Namun, respons Israel tidak sejalan dengan kebijakan tersebut. Israel Defense Forces (IDF) dilaporkan melancarkan gelombang serangan baru ke wilayah Iran, sebagai sinyal bahwa mereka belum siap mengendurkan operasi militer.
Dilaporkan Aljazeera, pada Senin (23/3/2026), sejumlah pejabat Israel menyampaikan kekecewaan terhadap arah kebijakan Amerika Serikat. Mereka menilai upaya mengakhiri konflik terlalu cepat berpotensi memberikan keuntungan strategis bagi Iran dan sekutunya, termasuk kelompok Hizbullah.
Media di Israel juga menyoroti kekhawatiran bahwa penghentian konflik saat Iran masih menguasai jalur strategis Selat Hormuz dapat dipandang sebagai kerugian strategis bagi pihak Israel.
Perbedaan pandangan ini mencerminkan adanya ketegangan kepentingan antara Amerika Serikat dan Israel dalam menyikapi konflik di kawasan Timur Tengah.
Pada satu sisi, Amerika Serikat mulai membuka ruang diplomasi untuk meredakan ketegangan. Di sisi lain, Israel tetap mendorong kelanjutan operasi militer hingga target strategisnya tercapai.
Dengan dinamika tersebut, tekanan dari Israel terhadap Washington diperkirakan akan meningkat, terutama agar jalur diplomasi tidak menggantikan opsi militer dalam penyelesaian konflik yang belum sepenuhnya mereda.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




