Trump Keluarkan Ultimatum dan Tenggat Waktu Baru untuk Iran
Senin, 6 April 2026 | 05:27 WIB
Washington, Beritasatu.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Minggu (5/4/2026) waktu setempat melontarkan ancaman keras terhadap Iran dan infrastrukturnya jika negara tersebut tidak segera membuka Selat Hormuz sebelum tenggat waktu yang ia tetapkan, Selasa (7/4/2026).
Ancaman itu disampaikan Trump setelah pasukan AS berhasil menyelamatkan seorang pilot pesawat F-15 yang terluka setelah pesawat tersebut ditembak jatuh oleh Iran.
Mengutip AP, Senin (6/4/2026), melalui media sosial, Trump menyatakan Amerika siap menyerang sejumlah fasilitas vital seperti jembatan dan pembangkit listri di Iran apabila Selat Hormuz tetap ditutup. Ia bahkan menyebut Iran akan hidup di neraka jika jalur pelayaran yang sangat penting bagi distribusi minyak dunia tersebut tidak segera dibuka.
Trump sebelumnya juga pernah mengeluarkan ultimatum serupa kepada Iran. Namun, deadline yang diberikan diperpanjang setelah para mediator internasional mengeklaim adanya kemajuan dalam upaya mengakhiri konflik.
Sementara itu, Iran meningkatkan tekanan dengan menyerang target infrastruktur di negara-negara Teluk. Teheran juga mengancam akan membatasi jalur pelayaran penting lainnya, yakni Selat Bab el-Mandeb yang berada di lepas Semenanjung Arab.
Komando militer gabungan Iran, melalui laporan televisi pemerintah Iran juga memperingatkan akan meningkatkan serangan terhadap infrastruktur minyak dan fasilitas sipil di kawasan jika AS dan Israel benar-benar menyerang target tersebut di wilayah Iran.
Menanggapi sikap Trump, Menteri Kebudayaan Iran Sayed Reza Salihi Amiri menyebut sikap presiden AS tersebut sulit diprediksi.
“Tampaknya Trump telah menjadi fenomena yang tidak dapat dianalisis sepenuhnya baik oleh warga Iran maupun Amerika. Ia terus-menerus beralih antara posisi yang kontradiktif,” kata Salihi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




