Ditemukan di Mesir, Amfibi Berkaki Empat Ini Termasuk Nenek Moyang Paus Modern
Jumat, 27 Agustus 2021 | 11:35 WIB
Kairo, Beritasatu.com - Para ilmuwan di Mesir telah mengidentifikasi spesies baru paus berkaki empat yang hidup sekitar 43 juta tahun yang lalu. Fosil amfibi Phiomicetus anubis awalnya ditemukan di Gurun Barat Mesir.
Tengkoraknya menyerupai Anubis, dewa kematian berkepala serigala Mesir kuno sehingga diberi nama demikian. Nenek moyang paus modern berkembang dari mamalia mirip rusa yang hidup di darat selama 10 juta tahun.
Dengan berat sekitar 600 kg dan panjang tiga meter (10 kaki), Phiomicetus anubis memiliki rahang yang kuat untuk menangkap mangsa, menurut penelitian yang diterbitkan oleh Proceedings of the Royal Society B pada hari Rabu (25/8/2021). Paus itu mampu berjalan di darat dan berenang di air.
Kerangka parsial ditemukan di Depresi Fayum Mesir dan dianalisis oleh para ilmuwan di Universitas Mansoura. Meskipun daerah itu sekarang gurun, dulunya tertutup oleh laut dan merupakan sumber fosil yang kaya.
"Phiomicetus anubisadalah spesies paus baru yang penting, dan penemuan penting untuk paleontologi Mesir dan Afrika," penulis utama studi tersebut, Abdullah Gohar, mengatakan kepada kantor berita Reuters.
Meskipun ini bukan pertama kalinya fosil ikan paus berkaki ditemukan, Phiomicetus anubis diyakini sebagai jenis paus semi-akuatik paling awal yang ditemukan di Afrika.
Paus pertama diperkirakan pertama kali berevolusi di Asia Selatan sekitar 50 juta tahun yang lalu. Pada tahun 2011, tim ahli paleontologi di Peru menemukan fosil paus berusia 43 juta tahun dengan empat kaki, berselaput, dan kuku.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




