Ketua PBNU Ajak Masyarakat Kenalkan Toleransi Asli Indonesia pada Dunia
Jumat, 1 April 2022 | 11:18 WIB
Ketua Umum Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat Wisnu Bawa Tenaya mengatakan semua manusia di muka bumi ingin nyaman, damai, sejahtera, untuk mencapai sebuah moderasi agama tentu untuk mencapai hal itu ada beberapa syarat.
"Untuk mencapai itu ada syaratnya, kalau di Hindu namanya Tat Twam Asi yaitu mengandung arti aku adalah engkau, engkau adalah aku, jadi kita bersaudara," ungkapnya.
Menurutnya, pendidikan pun penting untuk dilaksanakan karena kalau lemah maka akan terjadi saling ejek satu sama lain.
"Ini penting, kalau pendidikan lemah maka bisa saling ejek," tambahnya.
Selain itu, di agama Hindu sendiri juga ada Catur Guru yang harus dimuliakan, dihormati, dan dipatuhi.
"Ada guru ibu bapak di rumah, kedua guru pengajian, kemudian ada guru pemerintah, dan sedianya ada guru tuhan," katanya.
Ketua Harian DPP Walubi Jandi Mukianto juga menyatakan moderasi beragama merupakan instrumen yang tepat untuk merawat nilai keindonesiaan melalui persepsi dan langkah bersama.
"Agama sendiri berasal dari sansakerta, artinya agama bertugas untuk menangkal kedangkalan, dan tidak menimbulkan kekacauan. Itu saya yakini," kata Jandi.
Jandi mengungkapkan bahwa setiap agama tidak pernah mengajarkan melakukan tindakan radikalisme yang dapat memberikan dampak buruk bagi orang lain.
"Bisa ditunjukkan kepada saya, mana ada kitab suci yang memperbolehkan kejahatan, pasti tidak ada," ujarnya.
Untuk itu, Jandi menegaskan agama Budha mengajarkan untuk menghormati agama orang lain sesuai yang diajarkan oleh Raja Asoka. Karena itu, Walubi tidak pernah melakukan intervensi dan menghormati semua pemeluk agama.
"Kita harus menghormati agama orang lain. Darma agama jalankan lah keyakinan masing-masing. Walubi tidak pernah intervensi, apa yang kalian yakini jalankan. Untuk darma negara kita melakukan aksi sosial seperti tsunami 2004 kita membaktikan diri untuk bangsa dan negara bahwa kita satu bumi," tukasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




