ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Sulit Pasokan Impor, Pedagang Thrifting Depok Pilih Produk Lokal

Jumat, 7 November 2025 | 10:03 WIB
FA
HH
Penulis: Fahri Ali | Editor: HP
Pedagang thrifting di Tole Iskandar, Sukmajaya, Depok, mengaku kesulitan mendapatkan stok barang setelah adanya larangan impor pakaian bekas oleh pemerintah, Jumat 7 November 2025.
Pedagang thrifting di Tole Iskandar, Sukmajaya, Depok, mengaku kesulitan mendapatkan stok barang setelah adanya larangan impor pakaian bekas oleh pemerintah, Jumat 7 November 2025. (Beritasatu.com/Fahri Ali)

Depok, Beritasatu.com - Kebijakan pemerintah yang memperketat larangan impor pakaian bekas ilegal mulai berdampak terhadap pelaku usaha thrifting di Depok, Jawa Barat. Sejumlah pedagang mengaku kini kesulitan mendapatkan pasokan barang, sementara jumlah pembeli menurun drastis.

Pengawasan ketat dari Bea Cukai membuat jalur distribusi pakaian bekas impor tersendat. Banyak pedagang mengatakan sudah berbulan-bulan tidak menerima kiriman baru dari pemasok, sehingga stok barang di lapangan menipis.

Selain langkanya pasokan, harga modal pakaian bekas juga melonjak tajam. Kenaikan ini membuat pedagang sulit memperoleh keuntungan, apalagi di tengah menurunnya daya beli konsumen.

ADVERTISEMENT

Salah seorang pedagang thrifting di kawasan Tole Iskandar, Agung mengatakan, ia terakhir menerima pasokan barang pada September 2025 lalu. Menurutnya, sejak kebijakan larangan impor diberlakukan, jumlah pembeli di lapaknya turun hingga 50%.

“Barang makin susah didapat, modal naik, pembeli juga berkurang. Kalau nanti sudah tidak bisa dapat barang sama sekali, saya siap beralih jual produk lokal,” ujar Agung, Jumat (7/11/2025).

Agung mengaku cemas dengan masa depan usahanya. Ia khawatir apabila kebijakan ini terus berjalan tanpa solusi alternatif, banyak pedagang kecil akan gulung tikar karena tidak mampu bertahan tanpa pasokan.

Para pedagang berharap pemerintah tidak hanya memperketat impor, tetapi juga mendukung transformasi usaha thrifting agar tetap bisa bertahan. Dukungan bisa berupa akses pembiayaan, pelatihan usaha kreatif, dan kemitraan dengan produsen lokal untuk mengembangkan produk thrifting berbasis karya anak negeri.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Penyederhanaan Regulasi Bisa Jadi Kunci Hilangkan Thrifting

Penyederhanaan Regulasi Bisa Jadi Kunci Hilangkan Thrifting

EKONOMI
Wacana Penerapan Pajak Ditolak, Thrifting Ilegal di Indonesia

Wacana Penerapan Pajak Ditolak, Thrifting Ilegal di Indonesia

EKONOMI
Menteri Maman Ungkap Bersih-bersih Pasar Akan Bantu Produk Lokal

Menteri Maman Ungkap Bersih-bersih Pasar Akan Bantu Produk Lokal

EKONOMI
Temui Pedagang Thrifting, Menteri UMKM Janji Carikan Solusi

Temui Pedagang Thrifting, Menteri UMKM Janji Carikan Solusi

EKONOMI
Thrifting Ditolak Purbaya, Menteri Maman Cari Jalan Tengah

Thrifting Ditolak Purbaya, Menteri Maman Cari Jalan Tengah

EKONOMI
Tegas! Purbaya Tutup Peluang Legalisasi Thrifting meski Didorong DPR

Tegas! Purbaya Tutup Peluang Legalisasi Thrifting meski Didorong DPR

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon