ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BPBD: 16 Rumah Rusak Akibat Pergerakan Tanah di Sumedang

Senin, 29 Maret 2021 | 20:35 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Ilustrasi pergerakan tanah.
Ilustrasi pergerakan tanah. (Antara)

Sumedang, Beritasatu.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, Jawa Barat mencatat, 16 rumah rusak akibat bencana pergerakan tanah yang melanda Desa Tanjungwangi, Kecamatan Tanjungmedar. Karena bencana tersebut, penghuninya harus mengungsi untuk menghindari ancaman bahaya bencana itu.

"Kita sudah melakukan assessment ada 16 rumah yang mungkin terancam terkait pergerakan tanah di lokasi itu," kata Sekretaris BPBD Kabupaten Sumedang Iwan Hermawan melalui telepon seluler, Senin (29/3/2021).

Ia menuturkan, pergerakan tanah itu sudah sering terjadi, dan terakhir dampak dari kejadian itu menyebabkan kerusakan pada bangunan rumah warga maupun tanah lingkungan warga setempat.

Rumah yang terdampak langsung pergerakan tanah, kata dia, cukup berjarak jauh dengan rumah penduduk lainnya di desa tersebut sehingga tidak terlalu meluas ancaman bahayanya terhadap warga di sana.

ADVERTISEMENT

"Sebanyak 16 rumah ini memang kondisinya betul-betul ada retakan, ada rumah yang tidak banyak retakan tapi tanah di pinggir rumahnya sudah ada retakan," kata Iwan.

Ia menyampaikan, hasil laporan di lapangan kondisi rumah warga itu terletak pada kemiringan tanah yang berbahaya dan cukup tinggi sehingga disarankan mengungsi untuk menghindari bahaya bencana pergerakan tanah.

Seluruh warga yang tinggal di rumah itu, kata dia, sementara tinggal mengungsi di gedung olahraga milik desa setempat, ada juga tinggal di rumah saudaranya yang aman dari ancaman bencana.

"Ada 63 jiwa dari 16 rumah itu sudah kita kosongkan, dan diingatkan warga agar tidak lagi menempati karena punya potensi cukup besar, sementara kita tempatkan di Gor desa," katanya.

Ia menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Sumedang telah menyiapkan kebutuhan logistik maupun keperluan lainnya yang dibutuhkan warga selama tinggal di pengungsian.

Pemerintah daerah juga, kata dia, akan merelokasi seluruh rumah yang terdampak bencana pergerakan tanah, untuk realisasinya menunggu hasil kajian dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

"Kita koordinasi untuk rencana relokasi, dan kita juga sudah mengirimkan surat ke Badan Geologi, kita tinggal menunggu, mudah-mudahan secepatnya ada tim," katanya.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

‎Pergerakan Tanah Terjang Cibokor Cianjur, Puluhan Rumah Rusak

‎Pergerakan Tanah Terjang Cibokor Cianjur, Puluhan Rumah Rusak

JAWA BARAT
355 Jiwa Mengungsi Akibat Pergerakan Tanah di Sukabumi

355 Jiwa Mengungsi Akibat Pergerakan Tanah di Sukabumi

JAWA BARAT
Pergerakan Tanah Rusak Puluhan Rumah, Ratusan Warga Bogor Mengungsi

Pergerakan Tanah Rusak Puluhan Rumah, Ratusan Warga Bogor Mengungsi

JAWA BARAT
Pergerakan Tanah di Pandeglang, 6 Rumah Rusak dan 2 Keluarga Mengungsi

Pergerakan Tanah di Pandeglang, 6 Rumah Rusak dan 2 Keluarga Mengungsi

BANTEN
4 Rumah Ambruk Akibat Pergerakan Tanah di Lebak, 14 Lainnya Rusak

4 Rumah Ambruk Akibat Pergerakan Tanah di Lebak, 14 Lainnya Rusak

BANTEN
Pergerakan Tanah di Ciamis Meluas, 78 Rumah dan 249 Jiwa Terdampak

Pergerakan Tanah di Ciamis Meluas, 78 Rumah dan 249 Jiwa Terdampak

JAWA BARAT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon