Pergerakan Tanah Rusak Puluhan Rumah, Ratusan Warga Bogor Mengungsi
Sabtu, 31 Januari 2026 | 12:09 WIB
Bogor, Beritasatu.com — Pergerakan tanah menerjang Kampung Nanggerang, Desa Pabuaran, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (31/1/2026). Bencana ini merusak puluhan rumah warga dan membuat ratusan orang terpaksa mengungsi.
Bencana terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Data sementara mencatat 31 rumah terdampak, dengan 24 di antaranya rusak berat hingga nyaris rata dengan tanah, sementara sisanya mengalami retakan serius pada dinding dan lantai.
Warga melaporkan getaran tanah mulai terasa sejak dini hari, memaksa mereka panik dan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
“Saya teriak-teriak nyuruh warga keluar rumah. Takut terjadi longsor susulan, jadi kami langsung mengungsi,” ujar Muslim, salah seorang warga terdampak.
Suminah, warga lain, mengaku rumahnya sudah tidak layak huni dan berharap segera mendapat bantuan dari pemerintah.
“Semua hancur. Rumah itu satu-satunya tempat tinggal saya. Saya cuma minta diganti seperti semula,” kata Suminah sambil menahan tangis.
BPBD Kabupaten Bogor menyatakan pergerakan tanah disebabkan hujan deras yang mengguyur wilayah Bogor dalam beberapa hari terakhir.
“Pergerakan tanah dipicu hujan deras. Saat ini ratusan warga mengungsi, baik di tenda pengungsian maupun ke rumah kerabat,” ujar Edi Supriyatin dari BPBD Kabupaten Bogor.
Selain rumah, bencana ini juga merusak sejumlah fasilitas umum, seperti jalan lingkungan, sekolah, dan tempat ibadah. Petugas masih memantau lokasi karena pergerakan tanah berpotensi terjadi kembali.
Warga yang trauma memilih tetap bertahan di pengungsian demi alasan keselamatan dan belum berani kembali ke rumah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




