ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Waspada! Guguran Lava Gunung Merapi Keluar 21 Kali Sejauh 1.900 Meter

Minggu, 27 April 2025 | 15:11 WIB
CN
HH
Penulis: Chandra Adi Nurwidya | Editor: HP
Ilustrasi Gunung Merapi
Ilustrasi Gunung Merapi (Beritasatu.com/Chandra Adi Nurwidya)

Yogyakarta, Beritasatu.com - Aktivitas guguran lava Gunung Merapi kembali meningkat. Berdasarkan laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), dalam periode pengamatan 27 April 2025 pukul 06.00–12.00 WIB, tercatat 21 kali guguran lava ke arah barat daya.

"Teramati 21 kali guguran lava ke arah barat daya Kali Bebeng, Kali Krasak dan Kali Putih, dengan jarak luncur maksimum 1.900 meter," kata Kepala BPPTKG Agus Budi Santoso dalam keterangan resminya pada Minggu (27/4/25).

Secara visual, Gunung Merapi yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta tampak jelas dengan kabut tipis. Asap kawah berwarna putih dengan tekanan lemah menjulang setinggi 50 meter di atas puncak.

ADVERTISEMENT

Dalam periode yang sama, aktivitas kegempaan Merapi juga terbilang signifikan. Tercatat 33 kali gempa guguran dengan amplitudo 2–19 mm dan durasi 37,81–184,3 detik.

Selain itu, terdeteksi 29 kali gempa hybrid/fase banyak, yang mengindikasikan suplai magma ke permukaan masih berlangsung.

Saat ini, Gunung Merapi berada di tingkat aktivitas Level III (Siaga). BPPTKG memperingatkan potensi bahaya berupa guguran lava dan awan panas guguran (APG) di sektor selatan–barat daya, meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, serta Sungai Bedog, Krasak dan Bebeng sejauh maksimal 7 km.

"Di sektor tenggara, potensi bahaya mencakup Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol hingga 5 km dari puncak," lanjutnya.

BPPTKG juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah potensi bahaya.

Masyarakat diminta mewaspadai ancaman lahar dan awan panas guguran, terutama saat turun hujan di kawasan Gunung Merapi, serta mengantisipasi kemungkinan gangguan akibat abu vulkanik dari aktivitas erupsi.

Bila terjadi perubahan signifikan dalam aktivitas vulkanik, tingkat status Merapi akan segera ditinjau kembali.

BPPTKG terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan aktivitas Gunung Merapi dan mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang, tetapi selalu waspada terhadap potensi bencana.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Status Siaga, Merapi Luncurkan 13 Guguran Lava dengan Jarak 1,9 Km

Status Siaga, Merapi Luncurkan 13 Guguran Lava dengan Jarak 1,9 Km

NUSANTARA
Status Siaga, Merapi Luncurkan 16 Guguran Lava hingga 2 Kilometer

Status Siaga, Merapi Luncurkan 16 Guguran Lava hingga 2 Kilometer

NUSANTARA
BPBD Boyolali Imbau Warga Lereng Merapi Waspadai Aliran Sungai

BPBD Boyolali Imbau Warga Lereng Merapi Waspadai Aliran Sungai

JAWA TENGAH
Merapi Luncurkan 22 Guguran Lava dan 2 Awan Panas Pagi Ini

Merapi Luncurkan 22 Guguran Lava dan 2 Awan Panas Pagi Ini

NUSANTARA
Tim SAR Perluas Area Pencarian Korban Lahar Merapi hingga 7 Km

Tim SAR Perluas Area Pencarian Korban Lahar Merapi hingga 7 Km

JAWA TENGAH
Terseret Arus, Warga Lereng Gunung Merapi Boyolali Ditemukan Tewas

Terseret Arus, Warga Lereng Gunung Merapi Boyolali Ditemukan Tewas

JAWA TENGAH

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT