Perkuat Ketahanan Pangan, 19 Alsintan Disalurkan ke Petani Kudus
Selasa, 10 Juni 2025 | 15:21 WIB
Kudus, Beritasatu.com – Kementerian Pertanian menyalurkan sebanyak 19 alat mesin pertanian (alsintan) bantuan kepada petani di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Bantuan ini diharapkan mendukung program Presiden Prabowo dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Penyaluran bantuan secara simbolis dilakukan oleh Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, kepada perwakilan gabungan kelompok tani (Gapoktan) di Pendopo Kabupaten Kudus pada Selasa (10/6/2025).
Penyerahan ini merupakan bagian dari upaya percepatan tanam dan peningkatan produksi padi untuk mendukung target swasembada pangan nasional, sesuai visi misi pemerintahan Presiden Prabowo.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengatakan bantuan dari pemerintah pusat kali ini diharapkan bermanfaat maksimal bagi sektor pertanian di Kabupaten Kudus. Menurutnya, kemajuan teknologi melalui alsintan menjadi salah satu kunci peningkatan swasembada pangan.
“Pertanian merupakan sektor strategis yang menopang ketahanan pangan nasional. Pemanfaatan alsintan menjadi kunci dalam mengatasi kelangkaan tenaga kerja, serta meningkatkan efektivitas dan efisiensi usaha tani,” kata Sam'ani pada awak media, Selasa (10/6/2025).
Ia berharap bantuan alsintan dapat mempercepat proses olah tanah, tanam, hingga panen, sekaligus meningkatkan hasil dan mutu produksi pertanian di Kota Kretek tersebut.
Sabar Santosa, Ketua Gapoktan Tani Jaya Kelurahan Mlatinorowito, menyampaikan terima kasih atas bantuan pemerintah yang dapat dimanfaatkan untuk anggota memanfaatkannya semaksimal mungkin.
"Ini bantuan pertama kalinya dapat mesin ini, sebelumnya ya sudah pernah dapat bantuan yang lain. Kami terimakasih pada pemerintah yang peduli terhadap pertanian di tempat kami semoga petani juga sejahtera," jelas Sabar.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, Didik Prasetyo, menyampaikan pada periode 2025, petani di Kudus menerima total sebanyak 19 unit alsintan. Bantuan tersebut terdiri dari 10 unit traktor roda dua, 1 unit traktor roda empat, 3 unit rice transplanter, dan 5 unit combine harvester besar.
Hingga Mei 2025, luas pertanian padi di Kudus telah mencapai 12.279 hektare atau sekitar 37 persen dari target Kementerian Pertanian sebesar 33.245 hektare. Pencapaian ini didukung oleh pompanisasi masif, pembukaan lahan tidur, serta pemanfaatan alsintan.
“Berharap para penerima bantuan dapat memanfaatkan alsintan secara maksimal, dan melakukan perawatan yang baik untuk mendorong swasembada pangan nasional,” pungkas Didik.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




