Keributan di Resto Wonosobo, Anggota TNI Tewas Dibacok Residivis
Minggu, 14 September 2025 | 20:03 WIB
Wonosobo, Beritasatu.com - Suasana duka menyelimuti Kabupaten Wonosobo setelah seorang anggota TNI dari Koramil 05/Kejajar, Serda Rahman Setiawan (41), tewas akibat pembacokan di sebuah resto kawasan Sapuran, Minggu (14/9/2025) dini hari.
Insiden berdarah itu terjadi di Resto Shaka, Desa Jolontoro, Kecamatan Sapuran. Pelaku yang diduga residivis langsung melarikan diri seusai membacok korban, dan kini masih menjadi buronan polisi.
Pantauan sore hari, lokasi kejadian masih dipasangi garis polisi. Ceceran darah kering terlihat di jalan masuk area parkir, sedangkan aparat melakukan penyelidikan dan mengumpulkan barang bukti.
Menurut keterangan saksi, Vreda, korban sebenarnya berniat melerai keributan. Namun, pelaku justru tersulut emosi dan kembali dengan membawa sebilah golok dari dalam mobil. “Almarhum awalnya hanya melerai dan menyuruh pulang. Namun, pelaku malah mengambil golok, lalu membacok korban,” ungkapnya.
Kapolres Wonosobo AKBP Kasim Akbar Bantilan membenarkan kejadian tersebut. “Peristiwa ini bermula dari keributan yang berujung pembacokan hingga korban meninggal dunia. Kami bersama Dandim 0707 Wonosobo memastikan kasus ini ditangani serius,” tegasnya.
Seusai peristiwa, warga Desa Sijambu, Kecamatan Kertek, yang tidak terima atas kematian korban, sempat menggeruduk lokasi dan membakar ban di halaman resto. Jenazah Serda Rahman kemudian dimakamkan secara militer di desa setempat.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan intensif dan memburu pelaku yang identitasnya telah diketahui. “Tim sedang bekerja. Mohon doa dan dukungan agar pelaku segera tertangkap,” kata Kasim Akbar.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




