Warga Pati Demo Desak Bupati Sudewo Mundur Usai Rumah Aktivis Dibakar
Senin, 6 Oktober 2025 | 16:54 WIB
Pati, Beritasatu.com — Ratusan warga Kabupaten Pati, Jawa Tengah, kembali menggelar aksi demonstrasi menuntut Bupati Pati Sudewo mundur dari jabatannya. Massa juga mendesak Polresta Pati menindak tegas pelaku pengeroyokan dan pembakaran rumah salah satu aktivis Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).
Aksi tersebut digelar di Alun-alun Tayu, Kabupaten Pati, pada Senin (6/10/2025) siang. Di bawah terik matahari, massa membawa berbagai spanduk dan poster tuntutan, di antaranya bertuliskan “Hentikan Intimidasi dan Kriminalisasi Aktivis AMPB” serta “Aparat Pelindung Rakyat, Bukan Pelindung Pejabat. Lengserkan Sudewo!”
Selain berorasi, peserta aksi juga membakar ban bekas sebagai bentuk protes. Mereka membagikan bunga dan selebaran tuntutan kepada masyarakat yang melintas di kawasan Pati utara.
Koordinator lapangan, Mirza Sastro Atmodjo, mengatakan aksi ini merupakan reaksi atas pengeroyokan terhadap Teguh Istiyanto, salah satu pentolan AMPB, yang diduga dilakukan oleh pendukung Bupati Sudewo di gedung DPRD Pati.
Selain itu, rumah Teguh juga nyaris dibakar oleh dua pria bertopeng pada malam hari, yang memicu keresahan warga sekitar.
“Kami mendesak Polresta Pati bertindak cepat menangkap para pelaku pengeroyokan dan upaya pembakaran rumah yang jelas mengancam nyawa warga di permukiman padat,” tegas Mirza saat berorasi, Senin (6/10/2025).
Dalam aksinya, massa juga menuntut agar Bupati Sudewo segera dilengserkan. Mereka menilai hasil Rapat Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Pati telah menemukan sejumlah kejanggalan dalam kebijakan pemerintah daerah di bawah kepemimpinannya.
“Untuk itu, kami menuntut polisi mengusut tuntas kasus tersebut. Selain itu, kami juga menuntut Bupati Pati lengser dari jabatannya dan bertanggung jawab atas kekacauan yang terjadi di Pati,” ujar Mirza.
Selain menuntut keadilan bagi aktivis AMPB, massa juga menolak narasi yang memecah belah antara warga Pati Selatan dan Pati Utara. Mereka menilai kondisi sosial masyarakat kini mulai terbelah akibat berbagai isu politik dan konflik kepentingan elite lokal.
Massa mendesak Bupati Sudewo untuk bertanggung jawab atas situasi tidak kondusif di masyarakat dan meminta aparat penegak hukum segera menuntaskan kasus kekerasan yang menimpa aktivis.
Dengan aksi ini, warga berharap pemerintah daerah dan aparat keamanan tidak abai terhadap rasa keadilan masyarakat, serta menjamin kebebasan berpendapat tanpa intimidasi di Kabupaten Pati.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




