Evakuasi Dramatis Banjir Kudus, Pengungsi Capai 596 Jiwa
Kamis, 15 Januari 2026 | 08:20 WIB
Kudus, Beritasatu.com - Banjir yang terus meninggi merendam permukiman warga di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, membuat petugas gabungan berjibaku melakukan evakuasi. Proses penyelamatan warga, khususnya yang sakit dan kelompok rentan, berlangsung dramatis di tengah banjir. Hingga Kamis (15/1/2026), jumlah pengungsi akibat banjir di Kudus tercatat mencapai 596 jiwa.
Menggunakan brankar atau tandu ambulans, tim medis bersama petugas gabungan mengevakuasi warga sakit dari rumah-rumah yang terendam banjir. Proses evakuasi harus dilakukan dengan menerjang genangan air yang terus meningkat akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir.
Selain menggunakan tandu, petugas juga mengerahkan perahu karet untuk menyusuri permukiman warga yang tidak bisa dijangkau kendaraan darat. Evakuasi diprioritaskan bagi kelompok rentan, seperti lansia, anak-anak, balita, serta warga yang membutuhkan penanganan medis.
Kapolsek Jati, AKP Hadi Noor Cahya mengatakan genangan banjir di sejumlah wilayah Kecamatan Jati, sudah cukup parah sehingga keselamatan warga menjadi prioritas utama. Warga dievakuasi ke posko pengungsian yang telah disiapkan.
"Untuk wilayah Jati, yang dievakuasi ada dua di Dukuh Goleng Desa Pasuruhan Lor dan Desa Jetiakapusan ini. Untuk evakuasi diprioritaskan dahulu bagi ibu-ibu, anak-anak, dan warga yang sakit," kata AKP Hadi, di Desa Jetiskapuan, Kamis (15/1/2026).
Ia mengungkapkan, proses evakuasi terkendala keterbatasan jumlah perahu, sementara banjir merata di sejumlah wilayah Kabupaten Kudus. Ketinggian air di beberapa lokasi bahkan mencapai sekitar 1 meter, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas.
"Kendala evakuasi kita masih kekurangan perahu, karena mobil dan motor tidak bisa masuk. Untuk warga, kita imbau jika minta evakuasi, hubungi kami maupun relawan dan BPBD," jelasnya.
Salah seorang warga Desa Jatiskapuan, Rohmah mengaku debit air naik dengan cepat sejak malam sebelumnya. Genangan banjir di depan rumahnya kini sudah mencapai pinggang orang dewasa atau sekitar 70 sentimeter, sehingga ia bersama keluarga memilih mengungsi.
Berdasarkan data terbaru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, banjir kini melanda 35 desa di tujuh kecamatan. Jumlah warga terdampak mencapai 48.190 jiwa, dengan 596 jiwa mengungsi yang tersebar di tujuh lokasi posko pengungsian.
Selain merendam permukiman dan fasilitas umum, banjir terparah di Kudus juga sempat melumpuhkan jalur jalan nasional. Bahkan, bencana ini menelan dua korban jiwa yang terseret derasnya arus banjir.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




