ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

468 Kios Pasar Kanjengan Semarang Terbakar, Kerugian Capai Rp 6 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 22:07 WIB
MI
MA
Penulis: Muhammad Iqbal Ikromi | Editor: MA
Plt Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Aniceto Magno Da Silva
Plt Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Aniceto Magno Da Silva (Beritasatu.com/M Iqbal Ikromi)

Semarang, Beritasatu.com – Kebakaran melanda Pasar Kanjengan, Semarang, pada Rabu (29/4/2026) malam menghanguskan 468 unit lapak yang digunakan para pedagang berjualan sehari-hari. Plt Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Aniceto Magno Da Silva menyebut sekitar 450 los pasar serta 26 unit ruko di Blok F terdampak musibah ini.

Aniceto menjelaskan, pemerintah saat ini fokus pada penanganan dampak bagi para pedagang yang terdampak kebakaran. Dinas Perdagangan bersama paguyuban pedagang telah menyiapkan langkah relokasi agar aktivitas ekonomi tetap berjalan.

“Pedagang yang terdampak segera kita relokasikan supaya mereka bisa kembali berjualan. Kita sudah siapkan tempat di bangunan Pasar Kanjengan yang baru, khususnya di lantai tiga dan empat,” ucap Aniceto kepada wartawan, Kamis (30/4/2026).

ADVERTISEMENT

Ia mengatakan hingga saat ini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Meski begitu, ada dugaan sumber api berasal dari area pasar dan dengan cepat merambat ke bangunan pertokoan di Blok F.

“Untuk sementara kita belum tahu penyebabnya, karena sudah ditangani pihak kepolisian yang melakukan investigasi,” kata Aniceto.

Kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai sekitar Rp 5 miliar hingga Rp 6 miliar. Namun, angka tersebut masih bersifat sementara dan akan diperbarui setelah proses pendataan selesai.

Aniceto mengungkap pemerintah daerah setempat berupaya untuk memberi bantuan kepada pedagang terdampak. Hanya saja, para pedagang harus lebih dahulu membuat laporan resmi sesuai peraturan yang berlaku.

“Kami minta paguyuban membuat pengajuan resmi, nanti akan kami upayakan bantuan dari pemerintah sesuai kebutuhan para pedagang,” ucap Aniceto.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon