ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kebakaran Pasar Kanjengan, Pemkot Semarang Siapkan Relokasi Pedagang

Jumat, 1 Mei 2026 | 06:12 WIB
WW
RA
Penulis: Widy Wicaksono | Editor: RP
Dinas Perdagangan Kota Semarang tengah menyiapkan langkah relokasi sementara bagi ratusan pedagang terdampak.
Dinas Perdagangan Kota Semarang tengah menyiapkan langkah relokasi sementara bagi ratusan pedagang terdampak. (Beritasatu.com/Widy Wicaksono)

Semarang, Beritasatu.com – Kebakaran besar melanda Pasar Kanjengan, Kota Semarang, Jawa Tengah, yang berdampak pada sekitar 468 unit lapak dan ruko. Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melalui Dinas Perdagangan Kota Semarang segera menyiapkan langkah relokasi sementara bagi pedagang terdampak. 

Kebakaran terjadi pada Rabu (29/4/2026) malam hingga Kamis (30/4/2026) dini hari. Api dengan cepat menjalar di puluhan ruko di blok C dan blok F dan ratusan pedagang kaki lima (PKL) serta puluhan ruko di blok C dan blok F sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan pemadam kebakaran.

Dinas Perdagangan Kota Semarang tengah menyiapkan langkah relokasi sementara bagi ratusan pedagang terdampak. Lokasi yang disiapkan berada di area pasar dengan kapasitas sekitar 100 hingga 150 pedagang, serta opsi tambahan di gedung pasar baru yang telah disediakan.

ADVERTISEMENT

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Aniceto Magno Da Silva, mengatakan penanganan langsung dilakukan sejak api mulai menyebar. Penanganan telah dilakukan secara terpadu oleh tim gabungan sejak api mulai merembet dari blok C ke blok F, dan proses pemadaman serta pendinginan telah dilaksanakan hingga dipastikan tidak ada titik api yang berpotensi menyala kembali. 

“Relokasi pedagang telah kami siapkan agar mereka tetap dapat berjualan kembali. Ini menjadi prioritas agar ekonomi masyarakat tidak terhenti,” ungkap Aniceto kepada awak media, Kamis (30/4/2026).

Ia menambahkan, saat ini Pemkot Semarang masih melakukan pendataan pedagang terdampak sekaligus menyiapkan skema relokasi agar aktivitas ekonomi dapat segera pulih.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih belum dapat dipastikan. Proses investigasi telah dilakukan oleh pihak kepolisian bersama instansi terkait. Pemkot Semarang juga melakukan penyelidikan internal untuk mendukung pengumpulan data di lapangan.

Evakuasi terhadap pedagang dan penghuni kios dilakukan secara mandiri maupun dengan bantuan warga sekitar saat api mulai membesar. Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut, meski kepanikan sempat terjadi akibat cepatnya penyebaran api.

Kerugian material masih dalam proses pendataan. Namun, estimasi sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp 3,5 miliar, sementara aset yang berhasil diselamatkan ditaksir mencapai sekitar Rp 5 miliar.

“Kerugian masih dalam pendataan, namun estimasi sementara mencapai sekitar Rp 3,5 miliar, sementara aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai sekitar Rp 5 miliar,” imbuh Aniceto.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Sih Rianung, menyampaikan proses pemadaman berlangsung sekitar lima jam oleh sekitar 90 personel gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan unsur terkait lainnya hingga api berhasil dikendalikan sepenuhnya.

“Tidak ditemukan lagi titik api aktif setelah dilakukan pendinginan menyeluruh di seluruh area terdampak,” ujarnya. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon