Letusan Sekunder Semeru Gegerkan Warga, Jalur Lumajang-Malang Macet!
Kamis, 20 November 2025 | 20:50 WIB
Lumajang, Beritasatu.com - Pasca-erupsi Gunung Semeru, kawasan Jembatan Curah Kobokan kembali memunculkan fenomena letusan sekunder pada Kamis (20/11/2025) sore. Peristiwa ini dipicu banjir lahar hujan yang melintasi jalur aliran sungai lahar dengan amplitudo maksimal 24 milimeter.
Banjir lahar tersebut mengenai endapan material lava sisa awan panas sehingga memicu kepulan asap putih tebal yang menyerupai awan panas. Asap ini tampak menyelimuti konstruksi jembatan dan menarik perhatian warga yang melintas di jalur perbukitan Lumajang-Malang.
Fenomena alam yang berbahaya itu justru menjadi tontonan. Sejumlah warga mengaku penasaran tetapi tetap merasa waswas akan potensi bahaya.
Muhammad Afid, warga yang sedang melintas dari Malang, mengaku tergoda melihat fenomena tersebut. “Ini dari Malang kebetulan lewat jadi penasaran mau lihat. Meskipun agak khawatir, tetapi ingin tahu bekas erupsi kemarin,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Ela, warga lainnya yang sengaja datang karena penasaran setelah melihat unggahan viral. “Sengaja pengen lihat soalnya viral. Penasaran juga, tetapi ya ada takutnya,” katanya.
Sementara itu, pihak berwenang kembali mengimbau masyarakat agar tidak menjadikan lokasi tersebut sebagai tontonan. Warga diminta menjaga jarak aman dari area aliran lahar, mengingat letusan sekunder dapat muncul sewaktu-waktu tanpa tanda jelas.
Aktivitas vulkanik Gunung Semeru yang masih fluktuatif membuat keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama di kawasan tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




