Pemprov Kepri Ubah Jadwal WFH ASN dari Jumat ke Rabu
Rabu, 22 April 2026 | 01:11 WIB
Tanjungpinang, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) resmi mengubah jadwal kebijakan kerja dari rumah (work from home/WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) dari sebelumnya setiap Jumat menjadi Rabu.
Perubahan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Gubernur Kepri Ansar Ahmad Nomor B/800/31/BKDKORPRI-SET/2026 tentang penyesuaian jadwal pelaksanaan WFH di lingkungan Pemprov Kepri, tertanggal 21 April 2026.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemprov Kepri, Hendri Kurniadi, menyampaikan kebijakan baru ini mulai berlaku efektif pada 22 April 2026.
Ia menjelaskan, penyesuaian jadwal dilakukan untuk menjaga ritme kerja ASN agar tetap optimal. Menurut Hendri, hari Rabu dipilih karena berada di pertengahan pekan sehingga dinilai lebih ideal untuk penerapan WFH.
“Penerapan WFH pada Rabu dianggap lebih efektif karena jeda waktu tidak terlalu panjang, berbeda jika dilakukan pada Jumat yang langsung berlanjut dengan akhir pekan,” ujar Hendri dilansir dari Antara, Selasa (21/4/2026).
Selain itu, lanjutnya, penerapan WFH di tengah minggu juga dinilai membantu menjaga kolaborasi antarpegawai, karena mereka masih dapat bertemu langsung di awal dan akhir pekan kerja.
Ia menambahkan bahwa umumnya hari Senin dimanfaatkan untuk rapat koordinasi sebagai awal aktivitas, sementara Jumat digunakan untuk evaluasi pekerjaan.
“Ketentuan WFH lainnya tetap mengacu pada surat edaran gubernur sebelumnya,” kata Hendri.
Lebih lanjut, ia menyebutkan kebijakan WFH bertujuan meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya, termasuk penghematan bahan bakar, listrik, air, serta biaya operasional di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).
Hendri juga menegaskan WFH bukan berarti hari libur bagi ASN, melainkan perubahan lokasi kerja dari kantor ke rumah yang tetap diawasi secara ketat melalui sistem yang telah disiapkan oleh Pemprov Kepri.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




